Wednesday, September 26, 2012

CGI – ASEAN Foundation Joint Postgraduate Scholarships Program, Thailand

The Chulabhorn Graduate Institute (CGI) and the ASEAN Foundation (AF) have entered into an agreement to develop highly qualified human resources in the area of science and technology within ASEAN member countries through the Chulabhorn Graduate Institute - ASEAN Foundation Post-Graduate
Scholarship Program in Science and Technology. 

The CGI is a multidisciplinary post-graduate academic institute established in 2005, under the initiative of Professor Dr. Her Royal Highness Princess Chulabhorn Mahidol. The aim of CGI is to employ the most recent interactive teaching techniques used in leading educational and research institutions to train students in the program to be effective thinkers and leaders in their fields of expertise, to better serve their countries’ needs towards sustainable development. The CGI is presently offering programs leading to a Post -Graduate diploma, a Master’s degree and a Doctoral degree in Applied Biological Sciences: Environmental Health, Environmental Toxicology, and Chemical Biology. 

The ASEAN Foundation, an initiative of the Leaders of the Association of Southeast Asian Nations (ASEAN), was established on 15 December 1997 to help bring about shared prosperity and a sustainable future for the peoples of all ASEAN countries. It has been mandated to promote greater awareness of
ASEAN and greater interaction among its peoples and their increased participation in ASEAN activities as well as to undertake development cooperation activities that enhance mutual assistance, address equitable
economic development and reduce poverty. This year, 7 (seven) scholarships are available for ASEAN nationals (except Thai citizen) who are interested to pursue a Master Degree at the CGI. Selection of successful applicants will be based on merit.

Eligibility
  • Scholarships are open to bonafide ASEAN nationals (except Thai citizen)
  • Hold a Bachelor’s Degree with a cumulative GPA of at least 3.00
  • Have at least 2 years work experiences in related field. Applicants with laboratory research experiences will receive favorable consideration
  • Applicants must have demonstrated English proficiency, preferably on one of two recognized test of language proficiency (TOEFL, IELTS)
  • Applicants must provide a statement of purpose explaining their interests in the study

Field of Study
  • Applied Biological Sciences: Environmental Health
  • Environmental Toxicology
  • Chemical Biology

Scholarship Coverage
The scholarship will cover tuition and other academic fees, round trip airfare, accommodation allowance, monthly stipend, book allowance, health insurance and others.

Award Period
The award is tenable for a period of 2 years, subject to an annual review of the scholar’s satisfactory progress. 

Application Procedure
Applicants should complete the Chulabhorn Graduate Institute – the ASEAN Foundation Post – Graduate Scholarship Program application form and submit together with other supporting documents to:
The Chulabhorn Graduate Institute (CGI-AF Joint Scholarship Program)
54 Kamphangphet 6 Road,Laksi, Bangkok 10210 THAILAND
Email: cgi_academic@cgi.ac.th

Application Period
Application for the CGI-AF Scholarship Program is due on 30 October 2012.
Pre-session orientation program will commence in April 2013 while the academic program will commence in June 2013.

Notification of the Award
Successful applicants will be notified of the outcome by CGI. 

Application Form
CGI - AF scholarship application form and medical history and report can be downloaded from here. 

For more information, please contact
Address: The Chulabhorn Graduate Institute
54 Kamphangphet 6 Road, Laksi, Bangkok 10210 THAILAND
Website: www.cgi.ac.th
Tel Nos: (66 2) 554-1900 ext. 2155, 2154, 2130
Fax Nos: (66 2) 554-1990 / 554-1992

Address: ASEAN Foundation
Jl. Sam Ratulangi No.2, Menteng,Jakarta – 10350
INDONESIA
Tel No: (62 21) 3192-4828 / 3192- 4833
Fax No: (62 21) 3192-6078

For further information, please visit the official website at http://www.aunsec.org/

Monday, September 24, 2012

Beasiswa Islamic Development Bank (IDB): Beasiswa dengan Tunjangan Hidup Keluarga

Untuk rekan-rekan yang ingin melanjutkan studi ke luar negeri, tetapi sering terkendala dengan masalah tidak bisa mengajak serta keluarga karena dana beasiswa yang terbatas, beasiswa dari Islamic Development Bank ini bisa menjadi alternatif untuk bisa studi lanjut keluar negeri . Islamic Development Bank (IDB)  adalah sebuah organisasi ekonomi yang berpusat di Jeddah, Saudi Arabia. IDB memberikan program beasiswa ini kepada negara-negara anggota dan muslim community di negara-negara non-anggota IDB sebagai bentuk dukungan terhadap pembangunan sumber daya manusia di negara-negara tersebut.

Ada 3 tipe beasiswa yang ditawarkan oleh IDB, meliputi:
1. Scholarship Programme for Muslim Communities in Non-member Countries
2. M.Sc Scholarship Programme in Science and Technology for IDB Least Developed Member Countries
3. Merit Scholarship Programme for High Technology

Untuk pelamar dari Indonesia, hanya program no. 3 yang dapat diikuti untuk saat ini, yaitu Merit Scholarship Programme for High Technology. Program ini menawarkan beasiswa untuk mengikuti Program PhD (untuk 3 tahun) dan Post Doc (untuk 6-12 bulan).

Persyaratan dan Fasilitas dari beasiswa IDB

IDB menetapkan beberapa kriteria bagi seseorang untuk bisa melamar pada program Merit Scholarship Programme for High Technology, yaitu:
    1. Berusia tidak lebih dari 35 tahun (untuk program PhD) dan 40 tahun (untuk program Post Doc)
    2. Merupakan anggota institusi penelitian atau institusi akademik di negara asal. Untuk Indonesia, IDB lebih menyukai dosen atau peneliti di lembaga penelitian.
    3. Memiliki pengalaman kerja dan penelitian di bidang yang relevan yaitu science dan technology minimal 2 tahun. Ini dibuktikan dengan menyertakan copy publikasi ilmiah atau penelitian yang relevan.
    4. Mempunyai proposal riset yang baik dan jelas, terkait dengan pembangunan science dan technology di negara asal.
    5. Mempunyai kemampuan bahasa yang memenuhi kriteria untuk menempuh pendidikan di negara tujuan.
Untuk kriteria bidang Science dan Technology dari IDB, biasanya akan berubah setiap tahunnya. Sehingga untuk memastikan bidang yang tercakup dalam beasiswa ini, sekiranya rekan-rekan bisa melihat ke website IDB scholarship. Tautan:
Akan lebih baik juga jika rekan-rekan sudah memilki offer letter (conditional atau unconditional) dari sebuah universitas. IDB lebih menyukai pelamar yang sudah memiliki offer letter dari universitas yang masuk dalam rangking 200 besar versi Times Higher Education (THES), sehingga sebelum melamar, hendaknya rekan-rekan bisa merujuk pada rangking universitas di THES. Tautan:
Jika belum memiliki offer letter, tidak ada salahnya juga tetap mencoba. IDB menetapkan kriteria penilaian tersendiri untuk menyeleksi calon penerima beasiswa IDB atau yang dikenal dengan IDB Scholars. Jika proposal riset yang kita susun baik dan jelas dan memenuhi kriteria IDB, proses mencari institusi tempat belajar bisa dilanjutkan setelah dinyatakan diterima sebagai IDB Scholars. IDB memberikan waktu selama 12 bulan sejak dinyatakan menerima beasiswa IDB, untuk mencari institusi tempat belajar. Jika tidak bisa memenuhi dalam jangka waktu 12 bulan, dengan berat hati IDB akan mencabut hak beasiswa ini.

Fasilitas yang diberikan oleh IDB untuk IDB scholars juga cukup baik, tidak kalah dengan beasiswa yang lain. Fasilitas ini meliputi:
    1. Pembayaran tuition fee dan/atau research bench fee.
    2. Tunjangan hidup, jumlahnya tergantung negara tujuan. Untuk UK, saat ini tunjangan hidup adalah £975 per bulan. Untuk yang membawa keluarga, ada tunjangan untuk spouse (suami/istri) sebesar £400 per bulan ditambah tunjangan hidup untuk anak sebesar 15% per anak (dicover hingga anak ke empat).
    3. Tunjangan untuk buku dan pakaian, saat ini sebesar USD 100 per bulan.
    4. Tunjangan pembelian computer, saat ini sebesar USD 1200
    5. Tunjangan mengikuti konferensi, saat ini sebesar USD 1500, untuk digunakan selama masa studi.
    6. Tunjangan untuk settlement saat pertama datang, besarnya 1 (satu) kali tunjangan hidup perbulan.
    7. Tunjangan untuk thesis preparation, besarnya USD 250.
    8. Tiket pulang dan pergi dari negara asal ke negara tujuan, digunakan saat berangkat dan pulang setelah selesai studi.
    9. Asuransi kesehatan. Untuk UK, tidak diberikan karena asuransi kesehatan sudah dicover oleh NHS.
Dengan fasilitas ini, bagi rekan-rekan yang ingin studi lanjut ke luar negeri dengan tetap membawa serta keluarga, beasiswa IDB ini kiranya bisa memberikan alternatif untuk tetap melanjutkan pendidikan ke luar negeri.

Langkah-langkah mendaftar beasiswa IDB

Beasiswa IDB ini dibuka mulai bulan September setiap tahunnya. Untuk proses seleksi awal dilakukan di negara asal. Untuk Indonesia, seleksi dilakukan oleh pejabat yang berwenang di Departemen Keuangan.
Setelah mengisi formulir aplikasi beasiswa (bisa dilihat atau download dari tautan ini – klik)

Berikut time-table proses pendaftaran beasiswa IDB:
    • September:  Pengumuman pembukaan pendaftaran dan aplikasi melalui Departemen Keuangan
    • Oktober-Desember :  Seleksi di dalam negeri, oleh Departement Keuangan. Pengiriman berkas ke IDB, Jeddah oleh Departemen Keuangan.
    • Januari-Maret : Proses seleksi oleh IDB, Jeddah
    • April-Mei:  Pengumuman shortlisted candidates. Pengiriman kelengkapan berkas ke IDB, Jeddah.
    • Juni- Juli: Proses seleksi oleh IDB, Jeddah
    • Agustus: Pengumuman hasil seleksi akhir. Pengiriman offer letter scholarship. Penandatanganan persetujuan atau penolakan offer scholarship dari IDB
    • September: Kontrak scholarship dimulai dan berjalan (jika menerima).


Informasi selengkapnya silakan kunjungi websitenya di http://atdikbudlondon.com/indonesian-students/artikel-mhs/beasiswa-idb-dengan-tunjangan-keluarga/

Sunday, September 23, 2012

Strategi Jitu Belajar di Negeri Orang


Sudah tentu kemampuan berbahasa asing adalah modal utama ketika Anda memilih untuk melanjutkan studi ke luar negeri. Minimal, bahasa Inggris harus dikuasai. Anda hanya perlu meningkatkan kemampuan bahasa Inggris sambil bersabar saat terjun langsung dalam sistem pembelajaran internasional. 

Memang, mula-mula Anda akan mengalami kesulitan memahami dan berbicara bahasa Inggris secara langsung, namun situasi akan meningkatkan kemampuan Anda selama berada di sana. Orang mungkin meminta Anda mengulangi sesuatu, tetapi mereka bersedia untuk mencoba lagi untuk memahami Anda. Percayalah, bahasa asing bukan momok untuk bisa melanjutkan studi di negeri orang.

Bacaan

www.acehscholarships.com
Shutterstock
Jangan menerjemahkan setiap kata atau Anda akan kehilangan jejak ide umum, dan Anda tidak akan pernah menyelesaikan bacaan Anda. Cobalah membaca untuk mendapatkan ide umum setiap paragraf. Lanjutkan saja, jika Anda merasa bingung dengan sebuah kata atau bahkan sebuah kalimat.

Semakin banyak Anda membaca, itu akan memperjelas bacaan Anda. Jika Anda masih bingung di akhir paragraf, berhenti pada titik itu dan gunakan kamus Anda untuk satu atau dua kata yang dianggap penting.

Saat Anda membaca, berhenti di akhir setiap bagian. Tanyakan pada diri Anda gagasan utama bagian tersebut dan kemudian tulislah pesan singkat di tepi kertas buku atau makalah dan garis bawahi beberapa kata dari bacaan teks. Lalu, perhatikan grafik dan diagram, jika ada, serta pastikan Anda memahaminya.

Sebelum membaca sebuah bab, diperlukan beberapa menit untuk melihat garis besar bab dan membolak-balik halaman tersebut, kemudian mencoba melihat organisasi dan ide yang paling penting dari bab itu. Lalu kaji ulang bab tersebut setiap Anda selesai membacanya.

Membuat kartu kosakata untuk menulis kata bahasa asing yang penting atau baru dengan terjemahannya di sisinya bisa membuat upaya Anda efektif.

Kuliah dan mendengarkan

Jika Anda kurang memahami sesuatu, Anda bisa melewatkan satu atau dua baris yang dijelaskan dosen, namun setelah kelas usai, cobalah dapatkan informasi tadi dari teman sekelas Anda.

Melengkapi catatan saat di kelas membantu Anda untuk memahami ide-ide yang paling penting, dan dapat memastikan semua pelajaran yang diterima menjadi jelas.

Jika Anda mengalami masalah dengan aksen dosen atau profesor Anda, cobalah membawa alat perekam. Dengarkan beberapa kali pada bagian tertentu yang Anda kurang pahami sebelumnya. Dengan demikian, Anda akan terbiasa dengan aksennya dan bisa memahami lebih baik lagi.

Berbicara bahasa Inggris

Hal pertama yang harus dilakukan adalah mengatasi rasa takut karena orang lain akan menilai Anda atau menertawakan Anda dalam berbahasa asing. Satu-satunya yang bisa dilakukan adalah menerima keadaan tersebut jika terjadi. 

Namun, tentu Anda tetap perlu berusaha. Anda perlu mengomitmenkan waktu, setidaknya setengah jam sehari, untuk berbicara bahasa Inggris dengan teman-teman Anda, mungkin sambil makan siang atau setelah menonton berita bersama.

Anda juga bisa "memaksa diri" untuk melakukan percakapan sederhana dengan orang asli setempat. Temukan seseorang yang tidak terlalu sibuk dan bisa diajak berbicara, mungkin dengan petugas perpustakaan, orang lain yang sedang menunggu bus untuk menanyakan arah, pemilik sebuah toko kecil untuk menanyakan tentang cuaca atau barang-barang di toko, atau orang yang Anda pikir bisa diajak berbicara. Dengan "obrolan ringan" ini, Anda bisa belajar meniru gaya mereka dalam bercakap-cakap.

Buatlah daftar kata yang belum dipahami yang sudah diucapkan oleh "guru-guru" Anda itu. Tanyakan pada mereka cara mengucapkan kata-kata tersebut, dan mungkin Anda bisa merekamnya, lalu berlatihlah untuk mengucapkan kata-kata itu. Jika perlu, ucapkan di hadapan mereka sehingga bisa langsung dikoreksi.

Belajar untuk Ujian

Jangan hanya menghafal informasi. Pendidikan, misalnya di Amerika, lebih fokus pada pemahaman ide-ide dari pada sekadar menghafal daftar fakta.

Tinggallah lebih lama di dalam kelas. Biasanya, usai kelas, profesor akan mengajukan sebuah pertanyaan atau mungkin mendengarkan pertanyaan dari siswa yang lain.

Belajar dengan sekelompok kecil pelajar lain juga dapat membantu menperjelas ide satu sama lain dan mendiskusikan apa yang Anda pikirkan mengenai hal-hal penting yang mungkin keluar pada ujian nanti.

Jika Anda akan mengambil tes esai, cobalah meminta profesor Anda untuk memberikan pertanyaan sampel, mungkin salah satunya mirip dengan yang akan diujikan terakhir. Anda juga dapat menulis pertanyaan Anda sendiri, kemudian berlatih menjawab pertanyaannya. 

Jika Anda merasa kewalahan atas sejumlah materi dalam belajar, mungkin Anda butuh untuk melakukan hal lain kecuali belajar. Setidaknya Anda ingat, efisiensi belajar Anda akan turun jika Anda tidak istirahat secara reguler, mendapatkan cukup tidur, dan menikmati beberapa rekreasi. Selalu sempatkan untuk melakukannya.


Sumber: edukasi.kompas.com

Friday, September 21, 2012

Beasiswa Pendidikan Kader Ulama 2012, Kementerian Agama RI

Disadari bahwa kondisi keagamaan di Indonesia saat ini menunjukkan butuhnya terhadap kader ulama dan pengasuh pondok pesantren yang mumpuni. Kebutuhan itu cenderung pada tingkat yang mendesak. Hal ini didasarkan atas identifikasi beberapa kenyataan berikut. Pertama, semakin langkanya ulama dan pengasuh pondok pesantren akibat meninggal dunia, sehingga umat semakin butuh terhadap figur yang dapat diteladani dan sekaligus generasi pelanjut dalam pengasuhan pondok pesantren. Kedua, sosok tokoh yang memiliki kompetensi ulama sangat minim. Kebijakan dan konstruk sosial belakangan cenderung kurang memberikan ruang yang cukup terhadap pengayaan dan pembinaan atas kelangsungan ulama sehingga sedikit banyak berimplikasi terhadap rendahnya kualitas atas ketokohan ulama. Ketiga, belum adanya proses regenerasi pengasuh pondok pesantren yang baik. Pola kaderisasi pengasuh pondok pesantren belum mencerminkan pada penyiapan penerus pondok pesantren yang mapan. Keempat, umat muslim di Indonesia perlu untuk dibimbing sehingga tidak terjerumus pada kondisi yang memprihatinkan.

http://www.acehscholarships.com/Atas dasar kenyataan di atas, Kementerian Agama RI Cq. Direktorat Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren Direktur Jenderal Pendidikan Islam, secara institusional, menilai penting untuk mengembangkan program yang berorientasi atas keberlangsungan kader ulama.

B. Tujuan
Program ini bertujuan untuk menghasilkan kader _ulama di bidang Ushul Fiqh dan Ilmu Falak yang memiliki sikap, mental, dan kemampuan akademis keagamaan Islam (tafaqquh fiddin) dan kompetensi keilmuan setingkat magister (S2).

C. Target Program
a. Bidang Ushul Fiqh
Menghasilkan 25 (dua puluh lima) kader ulama bidang Ushul Fiqh yang memiliki:
1. Sikap, mental ulama dan kompetensi keilmuan Ushul Fiqh serta pengalaman tradisi akademik keagamaan Islam (tafaqquh fiddin) melalui proses pembelajar di Ma'had Ali;
2. Hafalan Al-Quran minimal 5 (lima) juz;
3. Berijazah magister (S2) dari perguruan tinggi yang terakreditasi;
4. Tesis yang diterbitkan, diutamakan berbahasa Arab/Inggris.
b. Bidang Ilmu Falak
Menghasilkan 25 (dua puluh lima) kader ulama bidang Ilmu Falak yang memiliki:
1. Sikap, mental ulama dan kompetensi keilmuan Ilmu Falak serta pengalaman tradisi akademik keagamaan islam (tafaqquh fiddin) melalui proses pembelajar di Ma'had Ali;
2. Hafalan Al-Quran minimal 3 (tiga) juz;
3. Berijazah magister (S2) dari perguruan tinggi yang terakreditasi;
4. Tesis yang diterbitkan, diutamakan berbahasa Arab/ Inggris.


D. Penyelenggara
a. Bidang Ushul Fiqh
Ma'had Ali Al-Hikamus Salafiyah (MH5) Pondok Pesantren BabakanCiwaringin Cirebon bekerjasama dengan IAIN (Institut Agama Islam Negeri) Syekh Nurjati Cirebon Jawa Barat.
b. Bidang Ilmu Falak
Ma'had Ali Ilmu Falak “Al-Mahfudz” Seblak, Desa Kwaron, Diwek, Jombang bekerjasama dengan Universitas Sunan Giri (Unsuri) Sidoarjo, Jawa Timur.

E. Proses Pendidikan
Pendidikan kader ulama berlangsung selama 2 (dua) tahun, yakni tahun anggaran 2012 sampai 2013. Peserta harus menetap di pondok pesantren yang ditunjuk untuk mengikuti proses pembelajaran keagamaan Islam (tofoqquh fiddin) dari Ma'had Ali dan proses pendidikan magister (52) pada perguruan tinggi yang ditunjuk. Peserta yang mengikuti program ini tidak diperkenankan mengundurkan diri atau putus (drop out) dari pelaksanaan program, hingga tercapai target program yang telah ditentukan. Peserta yang lulus seleksi
berhak mendapatkan layanan akademis, fasilitas dan biaya hidup (living cost) yang ditentukan dan tidak ada biaya apapun.

F. Seleksi Peserta
a. Persyaratan
1. Bidang Ushul Fiqh
1. Umum
a. Mampu membaca dan memahami kitab kuning;
b. Sanggup tinggal di pondok pesanten yang telah ditunjuk selama proses pendidikan;
c. Berkomitmen mengikuti program hingga selesai (selama 2 tahun). Jika mengundurkan diri/tidak lulus
maka harus mengembalikan biaya pendidikan yang telah diterima.
d. Tidak sedang menerima beasiswa pendidikan dari lembaga manapun.


2. Khusus
a. Ustad/ Santri pada pondok pesantren;
b. Berusia maksimal 35 tahun (lahir maksimal 1 Oktober 1977);
c. Hafal Al-Quran, minimal juz 'Amma
d. Berijazah S1 dari program studi keagamaan;
e. Berijazah MA (Madrasah Aliyah) atau berijazah Pesantren Mu'adalah;
f.  Mendapatkan rekomendasi dari pengasuh pesantren;
g. Membuat makalah terkait Ushul Fiqh (sekitar 10 halaman, A4, spasi 1,5).

2. Bidang Ilmu Falak
1. Umum
a. Diutamakan mampu membaca dan memahami kitab kuning serta memiliki kemampuan bahasa
Arab/Inggris;
b. Sanggup tinggal di pondok pesanten yang telah ditunjuk selama proses pendidikan;
c. Berkomitmen mengikuti program hingga selesai (selama 2 tahun). Jika mengundurkan diri/tidak lulus maka harus mengembalikan biaya pendidikan yang telah diterima.
d. Tidak sedang menerima beasiswa pendidikan dari lembaga manapun.

2. Khusus
a. Ustad/ Santri pada pondok pesantren;
b. Berusia maksimal 35 tahun (lahir maksimal 1 Oktober 1977);
c. Hafal Al-Quran, minimal juz 'Amma
d. Berijazah S1 dari program studi keagamaan atau sains;
e. Mendapatkan rekomendasi dari pengasuh pesantren;

c. Pendaftaran
Peserta yang berminat mengikuti seleksi wajib mengisi form terlampir dan melengkapi berkas lainnya. Berkas dapat diserahkan secara langsung atau via pos selambat-lambatnya diterima pada tanggal 1 Oktober 2012,
yang ditujukan kepada:
Direktur Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren
Ditjen Pendidikan Islam Kementerian Agama RI
Cq. Kasubdit Pendidikan Diniyah
Jl. Lapangan Banteng Kav. 3»4 Jakarta Pusat
Lantai 7 Ruang 8.079
Telp.Fax. 021- 3850244
Email: subdit_diniyah@yahoo.com

Informasi selengkapnya silakan kunjungi website www.ditpdpontren.com

Monday, September 17, 2012

Academic Excellence Scholarships (AES) for International Students, La Trobe University, Australia

La Trobe’s Academic Excellence Scholarships are targeted towards high achieving international students from all countries across all of La Trobe’s undergraduate and postgraduate coursework programs.  The awards are for newly commencing students only, and are non-renewable lump sums awarded across a maximum period of two semesters (or twelve months).

The AES Awards are open to international students proposing to undertake undergraduate and coursework full degrees at La Trobe (noting that Higher Degree Research, Exchange, Study Abroad, ELICOS and Foundation Studies and Diploma students are ineligible).
http://www.acehscholarships.comSelection is based primarily on academic excellence, and applicants will need to have scored a minimum of 80 per cent or equivalent in their previous degree/award to be competitive.
In addition to completing a Scholarship Application Form, students must have also submitted an application for admission, and have received an offer from La Trobe prior to the scholarship deadline.
Students with conditional offers may apply.

How to apply: 

Applicants must complete an application form (PDF 76kb) and submit to the relevant LTI regional Admissions staff via intapplication@latrobe.edu.au by the application deadline noted below. Information about 2013 deadlines will be available after 1 October 2012.

Other Information:
Continuation of the scholarship into a second semester (where relevant) is subject to satisfactory progress and continued enrolment in the program of study for which the scholarship was awarded. Maintaining a C grade average is required, and satisfactory progress will be monitored.
 
For further information, please visit the official website at http://www.latrobe.edu.au/

Sunday, September 16, 2012

Berburu Beasiswa, "Belanja" Informasi Dulu!

Shutterstock
Mendapatkan kesempatan studi melalui beasiswa mungkin menjadi keinginan banyak orang. Dengan terbatasnya kursi untuk mendapatkannya, maka perlu trik dan strategi agar bisa memenangkan peluang yang tersedia. 

Beberapa sekolah ada yang menawarkan beasiswa sebelum masuk kuliah. Beberapa beasiswa juga diberikan atas dasar prestasi, beasiswa minat, atau juga beasiswa budaya, dan lainnya. Cara terbaik untuk mencari beasiswa adalah dengan melakukan riset terlebih dahulu. Setiap sekolah dan universitas, biasanya memiliki kerja sama dengan berbagai penyedia beasiswa.

Nah, sebelum berburu, ada baiknya mengetahui hal-hal yang harus dipersiapkan, seluk beluk dan jenis-jenis beasiswa.

Beasiswa Berdasarkan Jasa
Beasiswa hibah biasanya banyak tipe dan jenisnya. Orang yang menerima biasanya diberikan karena prestasi akademik dan kinerja keseluruhan akademis mereka.

Beasiswa Berbasis Kebutuhan (tidak mampu)
Jenis beasiswa yang diberikan berarti murni soal keuangan. Panitia biasanya melihat berbagai alasan dari kesulitan-kesulitan orang ini. Misalnya, orangtua memiliki pendapatan terbatas, beban pendidikan, dan jumlah saudara kandung di sekolah terdapat dalam waktu yang secara bersamaan, pengeluaran, biaya hidup, dan lain-lain

Beasiswa Olahraga
Beasiswa ini biasanya diberikan pada bintang-bintang atlet populer dari universitas untuk direkrut dalam tim olahraga di kampus yang bersangkutan. Biasanya, atlet tersebut menerima beasiswa  penuh. Dalam proses perekrutan, terkdang Anda harus melewati berbagai test sesusai kempuan olahraga Anda. Tentunya, Anda harus lulus setiap tahapannya.

Beasiswa Sekolah Individu
Setiap sekolah menawarkan beasiswa spesifik yang relevan dengan kriteria dari universitas masing-masing. Beasiswa yang diberikan bisa dari pendonor, sumbangan atas nama pribadi, beasiswa swasta, dan sebagainya. Terkadang, Anda harus mendaftar langsung ke penyedia beasiswa, dan saat menerima beasiswa tersebut, mungkin Anda akan ditempatkan kerja dalam  grup/instansi tersebut.

Beasiswa Full / Parsial
Jika beruntung, Anda bisa menerima beasiswa penuh. Penyedia beasiswa akan menutupi biaya hidup, kebutuhan buku, dan dana pendidikan. Tetapi ada juga beasiswa parsial, di mana mereka hanya memberikan dana untuk kebutuhan membeli buku, atau bagian dari biaya pendidikan lain, sedangkan biaya hidup tidak termasuk di dalamnya. Akan tetapi, jika Anda diberi berbagai macam beasiswa, sebaiknya ambil dan jalankan. Beasiswa jenis ini tidak menuntut apa-apa, kecuali prestasi yang Anda pertahankan selama belajar.

Jika sudah tahu jenis beasiswa apa yang paling didambakan, maka lakukan tips dan trik dibawah ini untuk bagaimana cara Anda mendapatkan beasiswa tersebut :

1. Carilah informasi beasiswa kuliah tentang setidaknya satu tahun sebelum Anda mendaftarkan diri untuk masuk;
2. Menyiapkan data/dokumen yang dibutuhkan selengkap mungkin;
3. Mencari dan menggali bakat Anda untuk mendapatkan beasiswa itu;
4. Mintalah pengalaman senior  Anda yang telah atau pernah mendapatkan kesempatam beasiswa tersebut;
5. Dapatkan lebih banyak link bagi semua teman-teman Anda, karena mereka dapat memiliki banyak informasi yang bisa diterima Anda;
6. Baca beberapa buku tips meraih beasiswa;
7. Optimistis dan selalu berdoa.

Ingat, "If there is a will, there is a way!". Selamat berburu beasiswa!

Sumber: edukasi.kompas.com

Saturday, September 15, 2012

CUD Scholarships Program for Developing Countries, Belgium

Overview of the Scholarships programmeWithin the programme for international courses and training programmes, CIUF-CUD grants each year 150 scholarships for participation into the courses and 70 for participation into the training programmes.
You will find on this site a list of international courses and training programmes for which there is a possibility of scholarship and, for information purposes, the modalities of introduction of an application as well as the rules of selection in force within the 2013-2014 programme.
Practical information about Belgium is also available on this site. 


RULES OF SELECTION
The following criteria will apply for the selection of holders of scholarships:
    www.acehscholarships.com
  1. Only applicants originating in developing countries, qualify for selection. To be eligible, candidates must reside and work in their country at the time of the introduction of the file.
  2. ONLY the nationals of the following countries are authorized to postulate with our SCHOLARSHIPS :  
  3. South Africa, Algeria, Bangladesh, Benin, Bolivia, Brazil, Burkina Faso, Burundi, Cambodia, Cameroon, China, Colombia, Ivory Coast, Cuba, Ecuador, Ethiopia, Guatemala, Guinea, Haïti, India, Indonesia, Kenya, Madagascar, Mali, Morocco, Mozambique, Nicaragua, Niger, Uganda, Peru, Philippines, Democratic Republic of Congo, Rwanda, El Salvador, Senegal, Suriname, Tanzania, Palestinian territories, Vietnam, Zambia, Zimbabwe
  4. At the beginning of the programme, candidates must be less than 40 years old for courses, and less than 45 years old for training programmes.

  5. Candidates must be holders of a degree that is comparable to a Belgian University graduate degree ("licence"). However, for certain programmes different rules of admissibility may be defined, and these are specified hereafter, where appropriate.

  6. Candidates must show professional experience of at least two years upon termination of their studies. Where candidates are holders of a postgraduate degree delivered by an university of an industrial country, they must show professional experience of at least three years upon termination of their studies.

  7. Candidates must have a good knowledge of written and spoken French; for programmes organised in another language, good knowledge, in writing and speaking, of this language, is required. Moreover, the candidate will be asked to commit himself to study French in order to be able to participate in daily life in Belgium.

  8. Candidates are not allowed to apply FOR MORE THAN ONE PROGRAMME.
Applicants must not first obtain admission to one of the French-speaking universities of Belgium in order to apply for grants from the CUD.
NO TREATMENT WILL BE GIVEN TO FILES THAT :
  • Are incomplete
  • Are sent by fax or e-mail
  • Arrive at CUD beyond the set deadline (indicated on this site)
  • Are not provided on the adequate file (downloadable on this site), and in the language in which the programme is provided
  • Do not correspond to a programme presented in this site
  • Refer to more than one programme
  • Are not accompanied by the parts to join obligatorily (copy certified of the diploma,...). Photocopies or documents scanned of the certified copies are NOT accepted
  • Do not respect one the criteria of conformity clearly mentioned in the site (certified diploma, age, professional experience,...)
Apply for a grant from the CUD is absolutely FREE. Any application containing an envelope with money will be automatically rejected.
During the selection process between admissible files, CIUF will take account of the following criteria:

The academic curriculum
For courses, priority will be granted to candidates who have not yet obtained a postgraduate degree, save for exceptional circumstances specified in the application file.


The benefit of previous scholarships

Priority will be granted to candidates who have not yet benefited from a scholarship in Belgium.


Professional experience

CIUF grants scholarships as a matter of priority to candidates who, upon termination of their University studies, have had the opportunity of practising a profession in relation to problems of development. The social impact of professional experience constitutes an element of assessment.


Membership of a partner institution
Candidates who are appointed by an institution with which CIUF has concluded a partnership, either within the framework of institutional co-operation or within the framework of an own-initiative programme, will be granted priority in case of equality on the other selection criteria.


The commitment of the candidate to development activities

Special attention will be given to files of candidates who, beyond their academic qualities, have shown commitment to development issues. This commitment may materialise in having worked with the most disadvantaged social categories, and in having tried to define with them the efficient means to defend and promote their interests.


Nationality

CIUF aims at diversifying the geographic origin of the scholars. It sees to it that in the overall of the international courses and training programmes organised in the framework of its North-Actions programme, candidates origina-ting in sub-saharian Africa represent 50% of the total number of scholars.


Equality of sexes

CIUF grants special attention to the participation of women in the international courses and training programmes organised within the framework of the North-Actions programme.


Perspectives of future reinstatement

Major guarantees are required concerning the return of the candidate to his country of origin or to another developing country, as well as his reinstatement in a profession that enables him to put the training acquired in Belgium at the service of development (e.g. labour contract, formal promise of appointment) and to produce a multiplier effect to the benefit of his country of origin. 

HOW TO INTRODUCE AN APPLICATION
HOW TO INTRODUCE AN APPLICATION FOR A SCHOLARSHIP? 
  • This file can be taken from our web-site.

  • It will be carefully completed and returned, ONLY by POST MAIL or EXPRESS MAIL, to CUD, that must be in their possession at the latest by FEBRUARY, 13, 2013* (we do not hold account of the postmark, we take into account only the files arrived in our buildings for the date limits at the latest)
  • No acknowledgement of receipt will be provided
  • Only applications presented on the appropriate file, and in the language of the programme, will be submitted to the selection committee.

  • All elements of the file must be transmitted simultaneously. No complementary file will be admitted at a later stage.

  • The candidates selected and of reserve will receive an e-mail at the end of the selections (end of May 2013). The not selected candidates will receive an e-mail in the current of june 2013.

  • No document transmitted to CUD will be returned to the candidates.

  • No treatment will be given to files that do not respect one of the rules of selection clearly mentioned on the web site (certified diploma, age, professional experience,...).

* before JANUARY, 18 2013 for the following trainings :
  • stage à l'Usage des Technologies de l'Information et de la Communication dans les Bibliothèques Universitaires
  • stage méthodologique en appui à l'innovation en agriculture familiale

For more information, please visit the official website at http://www.cud.be/content/view/339/208/lang,/