Showing posts with label berita. Show all posts
Showing posts with label berita. Show all posts

Monday, July 8, 2013

5 Kampus dengan Jurusan Sastra Inggris Terbaik di Indonesia

Pengen kuliah di jurusan Sastra Inggris, tetapi masih bingung di universitas mana? Hasil pemeringkatan perguruan tinggi QS World University Rankings by Subject 2013 ini bisa jadi pertimbangan.

UI duduk di peringkat pertama. Namun demikian, meski masih terbaik di Indonesia, UI telah terdepak dari daftar 200 kampus terbaik di dunia untuk jurusan Sastra Inggris. Padahal tahun sebelumnya, UI masuk dalam jajaran ranking 101-150 terbaik dengan reputasi akademik dan sumber daya manusianya, masing-masing 44,3 dan 92,4 dari skala 100.

Lima kampus dengan jurusan Sastra Inggris terbaik di Indonesia adalah:
http://www.acehscholarships.com/2013/07/5-Kampus-dengan-Jurusan-Sastra-Inggris-Terbaik-di-Indonesia.html
Shutterstock
1. Universitas Indonesia
2. Universitas Sanata Dharma
3. Universitas Pendidikan Indonesia
4. Universitas Diponegoro
5. Universitas Gadjah Mada

 
Di Asia, lima perguruan tinggi dengan jurusan Sastra Inggris terbaik adalah National University of Singapore (NUS), University of Hong Kong, University of Tokyo, Chinese University of Hong Kong, dan City University of Hong Kong. Sementara itu, di urutan teratas masing-masing University of Oxford di Inggris, University of Cambridge di Inggris, Harvard University di Amerika Serikat, University of California, Berkeley (UCB) di AS, dan Yale University di AS.
Dalam melakukan pemeringkatan, QS World Ranking menggunakan indikator reputasi akademik, kualitas sumber daya manusia, jumlah tingginya kutipan yang dipakai peneliti, indeks H yang digunakan untuk mengukur produktivitas, dampak dari sebuah karya ilmiah para peneliti dan sarjananya, serta kekuatan spesialisasi pada disiplin ilmunya.

Saturday, June 22, 2013

5 Kampus dengan Jurusan Ilmu Komputer Terbaik di Indonesia

QS World University Rankings by Subject kembali merilis daftar peringkat universitas terbaik di dunia berdasarkan masing-masing jurusan dan program studinya untuk tahun 2013. Di Indonesia, QS juga merilis lima kampus terbaik dengan jurusan Ilmu Komputer dan Sistem Informasi terbaik.

Institut Teknologi Bandung (ITB)
masih didapuk sebagai kampus terbaik dengan jurusan Ilmu Komputer
dan Sistem Informasi terbaik. Namun, ITB tidak masuk dalam daftar 200 besar kampus-kampus di dunia yang terbaik dalam program studi ini.

Satu-satunya perguruan tinggi swasta yang masuk dalam daftar lima besar ini adalah Universitas Islam
http://www.acehscholarships.com/2013/06/5-Kampus-dengan-Jurusan-Ilmu-Komputer-Terbaik-di-Indonesia.html
Shutterstock
Indonesia. Perguruan tinggi swasta tertua yang terletak di Yogyakarta ini berada di peringkat kelima. Berikut daftar lengkapnya:

1. Institut Teknologi Bandung
2. Universitas Indonesia
3. Institut Teknologi Sepuluh Nopember
4. Universitas Gadjah Mada
5. Universitas Islam Indonesia


Di Asia, lima perguruan tinggi dengan jurusan Ilmu Komputer dan Sistem Informasi terbaik adalah National University of Singapore (NUS), University of Hong Kong, The Hong Kong University of Science and Technology, The Chinese University of Hong Kong, dan The University of Tokyo. Sementara itu, di urutan teratas masing-masing Massachusetts Institute of Technology (MIT) di Amerika Serikat, Stanford University di AS, University of Oxford di Inggris, Carnegie Mellon University di AS, dan University of Cambridge di Inggris.

Dalam melakukan pemeringkatan, QS World Ranking menggunakan indikator reputasi akademik, kualitas sumber daya manusia, jumlah tingginya kutipan yang dipakai peneliti, indeks H yang digunakan untuk mengukur produktivitas dan dampak dari sebuah karya ilmiah para peneliti dan sarjananya, serta kekuatan spesialisasi pada disiplin ilmunya.


sumber: edukasi.kompas.com

Tuesday, June 11, 2013

5 Kampus dengan Jurusan Teknik Kimia Terbaik di Indonesia

Nah, sekarang waktunya melihat daftar lima kampus di Indonesia dengan jurusan Teknik Kimia terbaik. QS World University Rankings by Subject 2013 juga memasukkan jurusan ini sebagai salah satu dari 30 jurusan di dalam surveinya.

Seluruh kampus di daftar lima besar ini adalah perguruan tinggi negeri. Institut Teknologi Bandung (ITB) ditempatkan di peringkat pertama sebagai kampus dengan jurusan Teknik Kimia terbaik. Di tempat kedua duduk Universitas Gadjah Mada (UGM) dan di tempat ketiga adalah Universitas Indonesia (UI).

Berikut daftar lengkapnya:

1. Institut Teknologi Bandung
2. Universitas Gadjah Mada
3. Universitas Indonesia
4. Institut Teknologi Sepuluh Nopember
5. Universitas Diponegoro

Di Asia, lima perguruan tinggi dengan jurusan Teknik Kimia terbaik adalah National University of Singapore (NUS), Kyoto University dan The University of Tokyo di Jepang, Tsinghua University di China, dan Seoul National University di Korea Selatan.

Sementara itu, di urutan teratas masing-masing Massachusetts Institute of Technology (MIT) dan University of California, Berkeley (UCB) di Amerika Serikat, serta Imperial College London, University of Oxford, dan University of Cambridge di Inggris.

Dalam melakukan pemeringkatan, QS World Ranking menggunakan indikator reputasi akademik, kualitas sumber daya manusia, jumlah tingginya kutipan yang dipakai peneliti, indeks H yang digunakan untuk mengukur produktivitas dan dampak dari sebuah karya ilmiah para peneliti dan sarjananya, serta kekuatan spesialisasi pada disiplin ilmunya.

Sunday, May 26, 2013

Perguruan Tinggi yang Terakreditasi Tahun 2013

Badan Akreditasi-Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) merilis daftar perguruan tinggi yang diakreditasi untuk tahun 2013. Ada 30 perguruan tinggi yang masuk daftar akreditasi untuk institusi dalam daftar yang dirilis akhir Maret lalu di situs resminya.

Dari 30 perguruan tinggi tersebut, 8 perguruan tinggi yang meraih akreditasi A, 20 dengan akreditasi B dan 2 perguruan tinggi mendapat akreditasi C.

Dari delapan perguruan tinggi yang mencapai akreditasi A, tiga di antaranya adalah perguruan tinggi swasta, yaitu Universitas Muhammadiyah Yogyakarta, Universitas Islam Indonesia Yogyakarta dan Universitas Muhammadiyah Malang. Kedudukannya setara dengan perguruan tinggi negeri ternama, seperti Institut Teknologi Bandung, Institut Pertanian Bogor, Universitas Gadjah Mada, Universitas Indonesia, dan Universitas Hasanuddin.

Berikut daftar lengkap 30 perguruan tinggi tersebut bersama dengan akreditasi dan surat keputusannya:

1. Universitas Pelita Harapan, Tangerang (B) Nomer SK: 056/SK/BAN-PT/Ak-IV/PT/II/2013
2. Institut Teknologi Telkom Bandung, Bandung (B), Nomor SK: 057/SK/BAN-PT/Ak-IV/PT/II/2013
3. Universitas Atma Jaya Yogyakarta, Yogyakarta (B), Nomor SK: 058/SK/BAN-PT/Ak-IV/PT/II/2013
4. Universitas Islam Sultan Agung Semarang, Semarang (B) Nomor SK: 059/SK/BAN-PT/Ak-IV/PT/II/2013
5. Universitas Sanata Dharma, Yogyakarta (B), Nomor SK: 060/SK/BAN-PT/Ak-IV/PT/II/2013
6. Universitas Muhammadiyah Yogyakarta, Yogyakarta (A), Nomor SK: 061/SK/BAN-PT/Ak-IV/PT/II/2013
7. Universitas Katolik Parahyangan, Bandung (B), Nomor SK: 062/SK/BAN-PT/Ak-IV/PT/II/2013
8. Universitas Katolik Soegijapranata, Semarang (B), Nomor SK: 063/SK/BAN-PT/Ak-IV/PT/II/2013
9. Universitas Surabaya, Surabaya (B), Nomor SK: 064/SK/BAN-PT/Ak-IV/PT/II/2013
10. Universitas Islam Indonesia, Yogyakarta (A), Nomor SK: 065/SK/BAN-PT/Ak-IV/PT/II/2013

11. Institut Teknologi Bandung, Bandung (A), Nomor SK: 066/SK/BAN-PT/Ak-IV/PT/II/2013
12. Institut Pertanian Bogor, Bogor (A), Nomor SK: 067/SK/BAN-PT/Ak-IV/PT/II/2013
13. Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta (A), Nomor SK: 068/SK/BAN-PT/Ak-IV/PT/II/2013
14. Universitas Indonesia, Jakarta (A), Nomor SK: 069/SK/BAN-PT/Ak-IV/PT/II/2013
15. Universitas Katolik Indonesia Atmajaya, Jakarta (B), Nomor SK: 070/SK/BAN-PT/Ak-IV/PT/II/2013
16. Institut Agama Islam Negeri Sumatera Utara, Medan (C), Nomor SK: 071/SK/BAN-PT/Ak-IV/PT/II/2013
17. Universitas Islam Malang, Malang (B), Nomor SK: 072/SK/BAN-PT/Ak-IV/PT/II/2013
18. Universitas Islam Negeri Sharif Hidayahtullah, Jakarta (B), Nomor SK: 073/SK/BAN-PT/Ak-IV/PT/II/2013
19. Universitas Muhammadiyah Malang, Malang (A), Nomor SK: 074/SK/BAN-PT/Ak-IV/PT/II/2013
20. Universitas Negeri Yogyakarta, Yogyakarta (B), Nomor SK: 075/SK/BAN-PT/Ak-IV/PT/II/2013

21. Universitas Muhammadiyah Surakarta, Sukoharjo (B), Nomor SK: 076/SK/BAN-PT/Ak-IV/PT/II/2013
22. Universitas Negeri Surabaya, Surabaya (B), Nomor SK: 077/SK/BAN-PT/Ak-IV/PT/II/2013
23. Universitas Negeri Semarang, Semarang (B), Nomor SK: 078/SK/BAN-PT/Ak-IV/PT/II/2013
24. Universitas Hasanuddin, Makassar (A), Nomor SK: 079/SK/BAN-PT/Ak-IV/PT/II/2013
25. Universitas Nasional, Jakarta (B), Nomor SK: 080/SK/BAN-PT/Ak-IV/PT/II/2013
26. Universitas Kristen Satya Wacana, Salatiga (B), Nomor SK: 081/SK/BAN-PT/Ak-IV/PT/II/2013
27. Universitas Pancasila, Jakarta (B), Nomor SK: 082/SK/BAN-PT/Ak-IV/PT/II/2013
28. Universitas Sumatera Utara, Medan (B), Nomor SK: 083/SK/BAN-PT/Ak-IV/PT/II/2013
29. Universitas Haluoleo, Kendari (C), Nomor SK: 084/SK/BAN-PT/Ak-IV/PT/II/2013
30. Universitas Diponegoro, Semarang (B), Nomor SK: 085/SK/BAN-PT/Ak-IV/PT/II/2013

sumber

10 Sekolah dengan Nilai Tertinggi UN 2013 Se-Indonesia

Selain mengumumkan 12 nama siswa dengan nilai murni tertinggi UN 2013, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan M Nuh juga mengumumkan daftar 10 sekolah dengan rata-rata nilai murni tertinggi UN se-Indonesia. Kesepuluh sekolah ini mencatat angka kelulusan sempurna.

"Semua sekolah yang masuk 10 besar ini angka kelulusannya mencapai 100 persen," kata Nuh di Gedung Ahttp://www.acehscholarships.com/2013/05/10-Sekolah-dengan-Nilai-Tertinggi-UN-2013-Se-Indonesia.html Kemdikbud, Jakarta, Jumat (23/5/2013).

SMA Negeri 4 Denpasar yang berhasil mengantarkan lima sisanya dalam daftar 12 siswa dengan nilai UN tertinggi duduk di peringkat pertama dengan nilai rata-rata UN murni tertinggi di Indonesia.

Sembilan sekolah yang berada daftar ini berada di Pulau Jawa dan Bali, satu sekolah berlokasi di Pulau Sumatera, tepatnya di Banda Aceh, Nanggroe Aceh Darussalam.

Berikut daftar nama sekolah dan nilai rata-ratanya:

1. SMA Negeri 4 Denpasar (9,17)
2. MA Negeri Insan Cendekia Banten (8,93)
3. SMA Kristen 1 BPK Penabur Jakarta (8,88)
4. SMA Santa Ursula Jakarta (8,87)
5. SMA Negeri 1 Denpasar (8,81)
6. SMA Negeri 3 Lamongan (8,81)
7. SMA Negeri 1 Babat Lamongan (8,81)
8. SMA Negeri 10 Fajar Harapan Banda Aceh (8,79)
9. SMA Negeri 1 Kembangbahu Lamongan (8,78)
10. SMA Negeri 8 Jakarta (8,74)

Sunday, May 5, 2013

10 Kampus Terbaik Versi TeSCA 2013

10 Kampus Terbaik Versi TeSCA 2013 - PT Telekomunikasi Indonesia mengumumkan 10 perguruan tinggi terbaik di Indonesia dalam aspek teknologi informasi dan komunikasi. Dalam acara yang digelar pada Rabu (1/5/2013), ke-10 perguruan tinggi tersebut menerima Telkom Smart Campus Award (TeSCA) – The ICT’s Smartests Campus 2013.

Universitas Indonesia (UI) berada di peringkat teratas pemeringkatan TeSCA 2013. Diikuti oleh Universitas Gunadarma dan Institut Teknologi Bandung (ITB).

Direktur Enterprise & Wholesale Telkom, Muhammad Awaludin, mengatakan, penghargaan ini menjadi bagian untuk mendorong perguruan tinggi di Indonesia melakukan berbagai percepatan peningkatan kualitas melalui pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi dalam praktik belajar mengajar di kampus.

"Diharapkan perguruan tinggi di Indonesia beroleh potret yang lebih utuh tentang bagaimana sesungguhnya perguruan tinggi mampu meningkatkan daya saing dengan memanfaatkan ICT dan mengembangkan perguruan tinggi dengan standar kualitas setara World Class University," katanya seperti tertulis dalam rilis resmi yang diterima Kompas.com.
Tahun ini, Telkom melakukan pemeringkatan terhadap 59 perguruan tinggi negeri dan 492 perguruan tinggi swasta. Jumlah kampus meningkat pesat dari lima tahun lalu yang hanya berjumlah 75 kampus.

Dalam rilis resmi dari pihak UI disebutkan, TeSCA – The ICT’s Smartests Campus 2013 ditentukan berdasarkan 11 indikator, yaitu:

1. tingkat konektivitas dari ICT yang digunakan
2. kelengkapan materi ICT
3. standar aplikasi (software) yang digunakan
4. kualitas literasi dosen dan visual yang menggunakan ICT
5. kebijakan yang mendukung ICT di kampus
6. manfaat ICT yang ada untuk masyarakat
7. partisipasi kampus dalam pendidikan nasional
8. ketersediaan sharing resource
9. fasilitas komputer yang memadai untuk penerapan ICT
10. penggunaan media IT yang ramah lingkungan
11. nilai penggunaan ICT yang ada untuk kegiatan penelitian yang berguna bagi masyarakat di sekitar kampus

UI raih tiga "awards"

Dalam TeSCA 2013 ini, UI sendiri meraih tiga penghargaan sekaligus, yaitu sebagai Universitas Terbaik, Perguruan Tinggi Terbaik Wilayah Jawa, dan Universitas 10 Terbaik Nasional.

Kepala Pengembangan dan Pelayanan Sistem Informasi (PPSI) UI Prof Riri Fitri Sari mengatakan, ini adalah pencapaian UI untuk kelima kalinya sebagai "The Smartest Campus" di Indonesia. Menurutnya, UI memang berkomitmen untuk memberikan layanan terbaik bagi sivitas akademika yang kian familiar dengan solusi teknologi informasi dan komunikasi.

"Dalam upaya meningkatkan kualitas pendidikan, pengajaran, dan pengabdian masyarakat. Di samping itu, kebijakan, strategi, dan upaya untuk menerapkan green computing dan peningkatan layanan untuk perangkat bergerak terus dilakukan. Bandwidth, infrastruktur, dan aplikasi senantiasa untuk terus ditingkatkan dan dipelihara," demikian tertulis.

Berikut ini 10 Kampus Terbaik Versi TeSCA 2013 kategori nasional:

1. Universitas Indonesia
2. Universitas Gunadarma
3. Institut Teknologi Bandung
4. Universitas Padjadjaran
5. Universitas Airlangga
6. STMIK AMIKOM Yogyakarta
7. Universitas Bina Nusantara
8. Universitas Komputer Indonesia
9. Universitas Gadjah Mada
10. Universitas Kristen Duta Wacana

sumber

Wednesday, March 27, 2013

3.000 Beasiswa untuk Mahasiswa PTS

Alokasi Beasiswa Pendidikan bagi Mahasiswa Berprestasi yang kuliah di perguruan tinggi swasta ditambah dari 2.000 orang menjadi 3.000 orang. Adapun untuk mahasiswa di perguruan tinggi negeri dialokasikan untuk sekitar 90.000 mahasiswa.

Illa Saillah, Direktur Pembelajaran dan Kemahasiswaan, Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Kemendikbud, di Jakarta, Senin (11/3), mengatakan, Beasiswa Pendidikan bagi Mahasiswa Berprestasi (Bidik Misi) untuk mahasiswa PTS mulai diberikan tahun 2012 untuk 2.000 mahasiswa. Penerimanya pun mahasiswa miskin berprestasi yang sudah kuliah di PTS bersangkutan.

”Mulai tahun ini, PTS harus jemput bola dengan mencari ke SMA, SMK, atau MA calon mahasiswahttp://www.acehscholarships.com/2013/03/3000-beasiswa-untuk-mahasiswa-pts.html

Menurut Illa, PTS yang bisa mengikuti program Beasiswa Bidik Misi harus berakreditasi A atau B. Peluang menerima beasiswa ini terbuka untuk calon mahasiswa yang mengambil program studi sains, teknik, kesehatan, ekonomi, dan pertanian. Ini sesuai dengan kebijakan pemerintah untuk mendukung terpenuhinya sumber daya manusia yang sesuai dengan program Masterplan Percepatan dan Perluasan Pembangunan Ekonomi Indonesia (MP3EI).

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Mohammad Nuh dalam kuliah umum serta dialog dengan mahasiswa penerima Beasiswa Bidik Misi di Universitas Tanjungpura di Pontianak, akhir pekan lalu, mengatakan, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono berpesan supaya kebijakan Beasiswa Bidik Misi terus dikawal. Kebijakan ini agar mahasiswa miskin yang berprestasi bisa tetap mengenyam pendidikan tinggi. Untuk tahun 2013, alokasi Beasiswa Bidik Misi di APBN sebesar Rp 1,4 triliun untuk lebih dari 91.000 mahasiswa.

”Kemiskinan tidak boleh menghalangi anak bangsa untuk kuliah,” kata Nuh. Apalagi angka partisipasi kasar di pendidikan tinggi baru sekitar 28 persen.

Thamrin Usman, Rektor Universitas Tanjungpura Pontianak, mengatakan, penerima Beasiswa Bidik Misi di Untan 2.170 mahasiswa. Rata-rata mahasiswa penerima beasiswa ini memiliki indeks prestasi kumulatif di atas 3,0.


Saturday, March 23, 2013

Unsyiah Siap Menampung Mahasiswa Tidak Mampu

Pihak Rektorat Universitas Syiah Kuala (Unsyiah), Banda Aceh, berkomitmen untuk menampung mahasiswa dari keluarga kurang mampu agar bisa melanjutkan studi di perguruan tinggi negeri tersebut.
"Kami terus berupaya agar setiap tahunnya mampu menampung sekitar 20 persen dari total penerimaan mahasiswa dari keluarga kurang mampu," kata Pembantu Rektor III Unsyiah, Dr Rusli Yusuf di Banda Aceh, Rabu (20/3/2013).

http://www.acehscholarships.com/2013/03/Unsyiah.Siap.Menampung.Mahasiswa.Tidak.Mampu.htmlDisebutkannya, dari total mahasiswa Unsyiah sekitar 20 ribu orang ada sekitar 6.000 mahasiswa melanjutkan studi di perguruan tinggi dengan program beasiswa. "Program beasiswa pendidikan yang diterima oleh enam ribuan mahasiswa itu bersumber dari berbagai pihak," katanya.
Ia mengatakan, Unsyiah juga terus berupaya agar jumlah kuota beasiswa yang diberikan oleh Pemerintah Pusat khususnya seperti Bidikmisi dapat terjadi peningkatan setiap tahunnya.

"Kami berharap jumlah penerima dapat terus meningkat, sehingga makin banyak anak Aceh yang mampu dari segi akademik dan tidak mampu dari ekonomi dapat melanjutkan studinya di perguruan tinggi," katanya.
Unsyiah pada tahun 2013 mengusulkan jumlah penerima Bidikmisi sebanyak 900 orang atau meningkat dari jumlah yang diterima tahun sebelumnya sebanyak 750 orang.

"Pengajuan penambahan ini juga tidak terlepas untuk memberikan kesempatan kepada mahasiswa yang tidak mampu secara ekonomi, tetapi mampu secara akademik untuk bisa kuliah," katanya.
Pihaknya meyakini adanya berbagai program beasiswa yang diberikan kepada anak-anak Aceh akan menjadi salah satu upaya mencetak sumber daya manusia tepat guna dan siap berkontribusi membangun daerah di masa mendatang. 

Saturday, March 16, 2013

5 Kota Paling Diminati untuk Lanjutkan Studi

Apa yang menjadi pertimbangan Anda untuk memilih kota tujuan untuk melanjutkan pendidikan tinggi di negeri seberang? Salah satunya, tentu saja tak hanya kualitas pendidikan tinggi yang ditawarkan, tetapi juga suasana dan kebijakan lingkungannya.

Lima kota di bawah ini tercatat sebagai kota tujuan studi yang paling diminati untuk menuntut ilmu. Beberapa kota memang kerap menjadi target para pencari beasiswa atau para siswa yang haus pengalaman belajar di luar negeri. Namun, sisanya patut dipertimbangkan juga untuk menjadi target berikutnya.

1. Paris
Paris menjadi sasaran para siswa untuk meneruskan studi disebabkan biaya kuliah yang lebih murah
Shutterstock
dibandingkan dengan kota-kota yang ada di negara lain. Bahkan, biaya kuliah di Perancis, termasuk Paris, ditanggung oleh pemerintah selama berada di universitas ataupun institusi negeri.

Tidak hanya itu, lingkungan di Paris juga mendorong orang untuk terus berkreasi, khususnya jika memilih jurusan seni, sastra, atau film. Salah satu universitas yang terkenal dan kerap disebut sebagai altar pendidikan terdapat di Paris, yaitu Sorbonne.

2. London
Meski biaya pendidikan yang cukup mahal, London tetap diminati oleh banyak orang yang ingin melanjutkan pendidikan tinggi. Pasalnya, berbagai universitas yang memiliki peringkat bagus di dunia banyak terdapat di London, seperti University College London dan London School of Economics and Political Science.

Kota yang dijuluki "The Big Smoke" ini juga menjadi tempat yang cocok bagi orang yang bercita-cita untuk berkecimpung di dunia usaha. Salah satu yang menjadi keunggulan universitas di London adalah perpustakaan kelas dunia yang lengkap sehingga membantu mahasiswa.

3. Boston
Kota yang satu ini tak diragukan lagi telah menggelitik minat para calon mahasiswa dari berbagai belahan dunia untuk datang melanjutkan studi, termasuk calon mahasiswa dari Indonesia. Sebut saja Harvard atau Massachusetts Institute of Technology (MIT) yang menjadi dua universitas terbaik di dunia ini berada di Boston.

Selain lingkungan yang mendukung untuk belajar, berbagai pilihan jurusan berkualitas tersedia di kota yang kaya akan kisah-kisah sejarah ini. Sayangnya, biaya pendidikan di kota ini memang terbilang mahal. Namun, biasanya, tiap universitas membuka kesempatan bagi mahasiswa internasional untuk mengajukan bantuan finansial.

4. Melbourne

Di antara kota yang ada di Australia, Melbourne merupakan tujuan calon mahasiswa yang paling populer. Di kota ini, berdiri Melbourne University yang memang menjadi target banyak pelajar di dunia.

"Kota yang tak pernah tidur" ini memberikan kesempatan besar bagi para mahasiswa yang ingin langsung bekerja setelah selesai menjalankan pendidikan. Melbourne cocok untuk para pencinta film yang ingin memperdalam ilmu seputar film atau sinematografi.

5. Vienna
Daya tarik Wina bagi para calon mahasiswa adalah biaya kuliah yang cukup rendah dibandingkan kota di negara lain. Padahal, universitas yang ada di Vienna merupakan universitas yang memiliki ranking terbaik di dunia, seperti Universitas Wien dan Technische Universitat Wien.

Bagi yang ingin mengambil jurusan teknik dan jurusan musik serta seni, ibu kota Republik Austria ini adalah pilihan yang sangat tepat. Pasalnya, lingkungan di kota ini kaya akan pertunjukan seni berkualitas dan galeri yang banyak menampilkan karya seni kelas dunia.

Sunday, February 24, 2013

Top 10 Sekolah Bisnis di Eropa

Tak bisa dipungkiri, negara-negara di Eropa menjadi tujuan favorit bagi kandidat dari seluruh dunia untuk meraih gelar Master of Business Administration (MBA). Program master dalam bidang ekonomi, termasuk administrasi bisnis, disebut-sebut sebagai program favorit yang memang dicari di Eropa.

Namun, tentu saja dari banyak sekolah bisnis yang ada di Eropa, ada yang terbaik. Sekitar akhir tahun lalu, Telegraph mencatat ada 10 sekolah bisnis dengan program MBA full-time terbaik menurut survei Quacquarelli Symonds (QS) 2012/2013 terhadap reputasi sejumlah perusahaan bertaraf internasional. Apa saja?

10. Judge Business School, University of Cambridge di Cambridge, Inggris
http://www.acehscholarships.com/2013/02/top-10-sekolah-bisnis-di-eropa.html
telegraph.co.uk
Sekolah bisnis ini masuk ke dalam jajaran sekolah bisnis terbaik karena setiap mahasiswa yang diterima  rata-rata memiliki pengalaman kerja selama tujuh tahun.

Dari nilai 100, perusahaan-perusahaan internasional memberi skor 92,8. Rata-rata gaji para lulusannya dalam tiga bulan setelah lulus adalah 94.000 dolar AS. Ada sekitar 26 persen mahasiswa perempuan dan 94 persen mahasiswa internasional.

9. HEC Paris MBA di Paris, Perancis

Perancis terkenal dengan dua sekolah bisnis yang masuk dalam daftar "top 10" ini. Para mahasiswa yang diterima adalah orang-orang yang cerdas dan selalu punya nilai Graduate Management Admission Test (GMAT) yang lebih tinggi dari sekolah bisnis selain tiga besar di daftar ini.

Rata-rata nilai GMAT para mahasiswanya adalah 690. GMAT adalah tes standar untuk menentukan kemampuan seseorang dalam ilmu manajemen bisnis.

Perusahaan-perusahaan internasional memberi nilai 93,1 (skala 100) kepada HEC Paris MBA. Rata-rata gaji para lulusannya dalam tiga bulan setelah lulus belum tercatat namun para mahasiswanya memiliki pengalaman kerja paling tidak enam tahun. Ada 27 persen mahasiswa perempuan dan 85 persen mahasiswa internasional dari total mahasiswa yang ada.

8. IMD di Lausanne, Swiss
Sekolah bisnis yang menjadi satu-satunya wakil Swiss ini memiliki para lulusan yang unggul soal gaji dibanding sekolah bisnis lain dalam daftar "top 10" ini. Rata-rata gaji para lulusannya dalam tiga bulan pertama setelah lulus adalah 125.000 dolar AS.

Sekolah bisnis ini memiliki mahasiswa internasional yang paling banyak karena mencapai 97 persen dari total mahasiswanya. Selain itu, ada 29 persen mahasiswa perempuan. Namun, perusahaan-perusahaan internasional memberi nilai 96 saja dari skala 100.

7. ESADE Business School di Barcelona, Spanyol
ESADE adalah satu dari tiga sekolah bisnis di Spanyol yang masuk dalam peringkat 10 besar ini. Sekolah bisnis ini juga memiliki cabang di Buenos Aires, Argentina.

Perusahaan-perusahaan internasional memberi skor 97,4 (skala 100). Para lulusannya memiliki rata-rata gaji 89.000 dolar AS dalam tiga bulan pertama setelah lulus. Ada 31 persen mahasiswa perempuan dan 94 persen mahasiswa internasional. Rata-rata pengalaman kerja para mahasiswanya adalah lima tahun.

6. SDA Bocconi School of Management di Milan, Italia
Sekolah bisnis terbaik di Italia ini menjadi favorit saat penerimaan mahasiswa baru. Perusahaan-perusahaan internasional memberi skor 98 untuk sekolah bisnis ini.

Rata-rata gaji para lulusannya dalam tiga bulan pertama setelah lulus adalah 93.000 dolar AS dan ada sekitar 33 persen mahasiswa perempuan.

5. IE Business School di Madrid, Spanyol
IE diminati oleh kandidat internasional dan para kandidat perempuan. Setidaknya ada 89 persen mahasiswa internasional dan 33 persen mahasiswa perempuan dari total mahasiswa.

Perusahaan-perusahaan internasioanl memberi nilai 99,1. Rata-rata gaji para lulusannya dalam tiga bulan pertama setelah lulus adalah 82.000 dolar AS. Sayangnya, sekolah bisnis ini masih hanya memiliki 67 persen mahasiswa internasional.

4. IESE Business School, University of Navarra di Barcelona dan Madrid, Spanyol
Ini adalah sekolah bisnis terbaik di Spanyol dengan dua kantor besar, masing-masing di Barcelona dan Madrid.

Perusahaan-perusahaan internasioanl memberi nilai 99,7. Dengan rata-rata kerja para mahasiswa barunya 4 tahun, para lulusannya memiliki rata-rata gaji mencapai 111.000 dolar AS dalam tiga bulan pertama setelah lulus.

Sementara itu, ada 80 persen mahasiswa internasional dan 29 persen mahasiswa perempuan.

3. Said Business School, University of Oxford di Oxford, Inggris

Oxford melampaui Cambridge dalam hal sekolah bisnis karena para lulusannya yang terkenal di dunia. Pasalnya, banyak lulusannya yang langsung memperoleh gaji enam digit dalam tiga bulan pertamanya setelah lulus.

Rata-rata, para mahasiswa barunya memiliki pengalaman kerja selama enam tahun. Namun, meski memiliki porsi 95 persen mahasiswa internasional, Said Business School Oxford hanya memiliki 24 persen mahasiswa perempuan.

2. London Business School di London, Inggris
Sebagai sekolah bisnis terbaik di Inggris, London Business School mencetak nilai sempurna di dalam survei QS. Para lulusannya memiliki rata-rata gaji sebesar 113.000 dolar AS dalam tiga bulan pertama setelah lulus.

Para mahasiswa barunya rata-rata memiliki pengalaman kerja 5 tahun. ADa 28 persen mahasiswa perempuan dan 89 persen mahasiswa internasional.

1. INSEAD di Paris, Perancis
INSEAD adalah sekolah bisnis terbaik menurut survei ini. INSEAD menjadi yang terbaik karena tak hanya meraih penilaian sempurna dari perusahaan-perusahaan internasional, para mahasiswanya memiliki rata-rata nilai GMAT yang tertinggi, yaitu 702.

Para lulusannya memilki rata-rata gaji sebesar 107.000 dolar AS dalam tiga bulan pertama setelah lulus, sementara para mahasiswa barunya paling tidak memiliki enam tahun pengalaman kerja. Ada 33 persen mahasiswa perempuan dan 90 persen mahasiswa internasional.

Thursday, February 21, 2013

Beasiswa D3 & S1 Pemkab Aceh Utara

Mahasiswa Aceh Utara yang ingin memperoleh beasiswa dari Pemkab setempat dipersilakan mengantar berkasnya ke kantor Majelis Pendidikan Daerah (MPD) Aceh Utara. Karena sesuai surat Bupati Aceh Utara, MPD setempat adalah lembaga yang menerima dan menyeleksi berkas beasiswa untuk mahasiswa strata satu (S1) dan diploma III yang sedang menyusun tugas akhir (skripsi/laporan).

http://www.acehscholarships.com/2013/02/beasiswa-d3-s1-pemkab-aceh-utara.htmlBerkas yang telah lengkap syaratnya akan mulai diterima awal Maret mendatang. “Jumlah dana yang tersedia dari APBK 2013 untuk membantu mahasiswa yang sedang menyusun tugas akhir (skripsi atau laporan) sebesar 1,2 miliar rupiah. Dana itu kita prioritaskan bagi mahasiswa kurang mampu,” jelas Ketua MPD Aceh Utara, Ibrahim Bewa, menjawab Serambi Rabu (20/2) terkait permintaan sejumlah mahasiswa agar Pemkab Aceh Utara memperjelas pengumuman beasiswa itu.

Kepada mahasiswa yang ingin mengajukan berkas beasiswa itu, Ibrahim berharap dapat melampirkan syarat yang telah ditentukan. “Kita rencanakan beasiswa kita berikan 2 juta rupiah per mahasiswa. Namun, jika mahasiswa yang mengajukan berkas tidak banyak, jumlah beasiswanya bisa bertambah,” ujar Ibrahim.

Ia menargetkan proses penerimaan beasiswa bisa selesai dalam waktu sebulan. Sebab, setelah pengumuman penerimaan berkas ditutup, pihaknya akan memverifikasi berkas tersebut. “Jika ada mahasiswa yang belum melengkapi persyaratan, akan kita beri waktu kembali untuk melengkapinya. Tapi, jika sampai batas waktu yang ditentukan tak juga melengkapi, dianggar gugur,” katanya. Ibrahim berharap beasiswa itu nantinya akan dapat meringankan beban mahasiswa dalam menyelesaikan tugas akhir.

Monday, February 11, 2013

Kisi-Kisi Soal Ujian Nasional 2013

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan melalui Badan Standar Nasional Pendidikan atau BSNP baru-baru ini merilis kisi-kisi soal Ujian Nasional 2013. Dalam website tersebut, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) mencantumkan empat tautan, yaitu tautan surat keputusan (SK) tentang kisi-kisi soal ujian nasional (UN), tautan berisi kisi-kisi soal UN untuk jenjang sekolah dasar, satu tautan berisi kisi-kisi soal UN untuk jenjang sekolah menengah pertama dan atas, serta satu tautan kisi-kisi UN PAKET A, Paket B, Paket C dan Paket C Kejuruan tahun 2012-2013.
http://www.acehscholarships.com/2013/02/kisi-kisi-soal-ujian-nasional-2013.html 
Dalam SK disebutkan bahwa kisi-kisi UN ini digunakan sebagai acuan dalam penyusunan soal UN dan memiliki masa berlaku selama tiga tahun. Materi yang dimuat dalam kisi-kisi dan akan diujikan dalam UN tahun 2013 pun tidak jauh berbeda dengan kisi-kisi soal UN 2012. Oleh karena itu, meski soal UN akan dibuat dalam 20 variasi, guru dan siswa tak perlu khawatir. 

Berikut dibawah ini kami lampirkan tautan kisi-kisi soal UN tahun 2012-2013 masing-masing jenjang pendidikan dan silakan diunduh:

Sunday, February 10, 2013

Apa Sih Gelar Master Itu?

Di tengah kian mahalnya biaya pendidikan, kesempatan menempuh pendidikan tinggi adalah sebuah anugerah. Proses pendidikan selama sekira empat tahun akan membuat kognisi kita lebih kaya. Di sisi lain, gelar akademik yang kita kantongi pun akan memudahkan proses pencarian kerja.

Meski demikian, banyak juga lulusan sarjana yang mengejar pendidikan lanjutan, magister. Sebenarnya, apa sih fungsi kuliah lanjutan ini dan mengapa kita membutuhkan gelar master?

Gradschools.com, Rabu (6/2/2013) melansir, program magister adalah studi  spesifik yang dimaksudkan
(Foto: dok. Unpad)
meningkatkan profesionalisme seseorang dalam area yang dipilihnya. Program ini dapat berlangsung antara satu hingga tiga tahun, tergantung pada bidang studi yang kita ambil.

Pada program magister, kita mengambil kuliah dan ujian seperti ketika menempuh studi sarjana. Namun kita juga akan dihadapkan pada kemungkinan melakukan penelitian dan menuliskan hasilnya menjadi sebuah tesis. Biaya pendidikan pada program pascasarjana ini juga bervariasi, tergantung kebijakan kampus.

Gelar Master vs Gelar Sarjana
Dewasa ini ada istilah "inflasi gelar", pemegang gelar sarjana masih berharga, tetapi tidak lagi dilihat sebagai kapabilitas akademik yang luar biasa. Banyak orang yang percaya, dalam pasar tenaga kerja yang kompetitif ini, gelar master adalah kualifikasi minimal yang dibutuhkan untuk terlihat menonjol dari kelompok pencari kerja, sekaligus dapat meningkatkan karier.

Umumnya, kuliah master lebih menantang dan spesifik ketimbang level S-1. Kuliah magister akan banyak diisi seminar dengan diskusi ketimbang ceramah dari dosen. Metode seminar-diskusi ini mendorong mahasiswa lebih aktif di kelas.

Beberapa program magister ada yang mensyaratkan praktikum atau praktik kerja (magang). Pada program pendukung ini, kita akan ditempatkan di institusi yang dapat memberi kita kesempatan mempelajari keterampilan tertentu, sesuai bidang studi yang kita ambil.

Keuntungan dalam kompetisi karier 
Pemegang gelar master sering kali, meskipun tidak selalu, mendapatkan posisi khusus dalam kariernya.  Jika berencana mengganti haluan karier, kembali ke kampus dan kuliah lagi bisa jadi sebuah jalan untuk mendapatkan pengalaman dan memfasilitasi perubahan tersebut.

Begitu juga, jika karier yang kita pilih tidak ada hubungannya dengan latar belakang
gelar sarjana yang kita miliki, maka bisa jadi kita membutuhkan gelar master untuk mendapatkan pendidikan yang kita butuhkan. Apabila ini yang sedang kita alami, mengejar gelar master juga lebih masuk akal ketimbang menghabiskan empat tahun untuk kuliah S-1 lagi di bidang yang sesuai karier. Terlebih, banyak program magister yang menawarkan kuliah online, paruh waktu, atau kelas akhir pekan untuk mengakomodasi jadwal kerja kita.

Gelar master juga memberi kesempatan kita untuk "mendongkrak" gelar sarjana. Jika kita mendapat gelar sarjana dari kampus yang tidak terlalu terkenal, gelar master dari kampus bereputasi baik akan dengan cepat meningkatkan nilai jual kita.

Sumber: Okezone.com

Saturday, February 2, 2013

Beasiswa Pemerintah Aceh DiStop

Kebijakan Pemerintah Aceh menyetop sementara pengiriman mahasiswa ke luar negeri dengan sumber dana APBA disetujui oleh fraksi-fraksi DPRA. Gubernur Aceh, Zaini Abdullah berjanji akan membenahi dan mengaudit Lembaga Peningkatan Sumber Daya Manusia (LPSDM) yang sebelumnya bernama Komisi Beasiswa Aceh tersebut.

Menurut informasi, dalam RAPBA 2013 dialokasikan anggaran beasiswa Rp 78 miliar. Anggaran Rp 78 miliar itu dibintangkan dulu sampai adanya pembenahan LPSDM, seperti sistem perekruktan dan data rinci mengenai mahasiswa Aceh yang pernah dikirim ke luar negeri selama ini.

Gubernur Zaini Abdullah yang ditanyai Serambi soal penghentian sementara program beasiswa APBA mengatakan, pihaknya akan membenahi dan mengaudit terlebih dahulu LPSDM yang selama ini mengelola beasiswa. “Program pengiriman mahasiswa S1,S2, dan S3 pada tahun 2013 ini distop sementara karena kita ingin membenahi kembali manajemen lembaga yang mengirim mahasiswa itu ke luar negeri,” kata Zaini yang ditanyai seusai penutupan sidang paripurna pengesahan APBA 2013 di Gedung DPRA, Jumat (1/2) malam.

Ketua lembaga tersebut, Izhar dilaporkan telah mengundurkan diri. Sedangkan sebelumnya, Dr Qismullah juga mundur. “Lembaga yang mengelola beasiswa mahasiswa itu, sebelum berubah menjadi LPSDM bernama Komisi Beasiswa Aceh.

Komisi Beasiswa tersebut dilaporkan sudah banyak mengirim mahasiswa dari Aceh untuk melanjutkan studinya ke berbagai perguruan tinggi dan universitas di luar negeri. “Belakangan ketika kita minta laporan maupun out put dari pengiriman mahasiswa, ternyata laporan yang disampaikan belum memuaskan. Makanya kita ambil kebijakan menyetop sementara programnya, sambil menunggu pembenahan,” kata Zaini.

Menurut Gubernur Aceh, pembenahan pertama yang akan dilakukan adalah menyusun kembali personel lembaga, kemudian melakukan penyusunan kembali database mahasiswa yang telah belajar di luar negeri. “Ada juga permintaan Dewan supaya dana beasiswa yang telah disalurkan sejak 2008 sampai 2012 diaudit. Kita akan perintahkan Inspektorat untuk mengauditnya,” tandas Gubernur Aceh.

Beasiswa dengan Segudang Masalah

KEBIJAKAN Pemerintah Aceh menyetop sementara pengiriman mahasiswa ke luar negeri dengan sumber dana APBA disetujui oleh fraksi-fraksi DPRA. Penghentian itu dilakukan sampai selesainya pembenahan Lembaga Peningkatan Sumber Daya Manusia (LPSDM).

Ketua Fraksi Partai Golkar, Husin Banta mengatakan, pengelolaan beasiswa mahasiswa S1, S2, dan S3 mengandung segudang masalah. “Beasiswa yang telah disalurkan untuk mahasiswa yang belajar ke luar negeri maupun dalam negeri sejak 2008-2011 banyak yang tidak didukung data valid,” kata Husin Banta.

Menurut Husin, ratusan miliar rupiah dana APBA sudah digelontorkan Pemerintah Aceh untuk program beasiswa mahasiswa S1, S2, dan S3. Fraksi Partai Golkar menyarankan kepada gubernur agar menghentikan sementara perekrutan calon penerima beasiswa S1, S2, dan S3, baik untuk pengiriman ke luar maupun dalam negeri, sampai LPSDM membenahi manajemen pendataan mahasiswa secara rinci.

Pemerintah Aceh, kata Husin Banta, juga perlu menelusuri atau mengaudit orang-orang yang pernah menerima dana beasiswa studi ke luar negeri maupun dalam negeri. Misalnya, bidang studi apa yang diikuti, berapa tahun selesai, berapa kebutuhan biaya hidup dan biaya kuliah per bulan atau per tahun, manfaat apa yang diperoleh Pemerintah Aceh setelah penerima beasiswa menamatkan studinya, dan lain-lain. “Data-data seperti itu tidak pernah dilaporkan ke Dewan,” tanda Husin Banta.

Fraksi Partai Demokrat melalui juru bicaranya, Thanwir Mahdi juga setuju dengan sikap Pemerintah Aceh menyetop sementara pengiriman mahasiswa ke luar negeri. “Kami menyarankan anggaran yang telah disediakan tahun ini sebesar Rp 78 miliar dialihkan saja untuk peningkatan mutu pendidikan di Aceh yang masih rendah,” ujar Thanwir.

Juru Bicara Fraksi PKS/PPP, Fuadi Sulaiman ST mengatakan, fraksinya sependapat dengan kebijakan yang diambil Pemerintah Aceh menghentikan sementara pengiriman mahasiswa Aceh ke luar negeri.

Menurut Fraksi PKS/PPP, alasan Pemerintah Aceh sangat rasional yaitu database mahasiswa yang akan diberikan beasiswa pada tahun 2013, baik untuk melanjutkan kuliah di dalam maupun luar negeri belum dirinci oleh LPSDM selaku pengelola dana beasiswa APBA.

“Alokasi beasiswa sebesar Rp 78 miliar dalam RAPBA 2013 dibintangkan dulu. Kalaupun mau digunakan untuk melanjutkan beasiswa mahasiswa S1, S2, dan S3 yang sedang menyelesaikan studinya di luar maupun dalam negeri yang kebutuhannya diperkirakan sekitar Rp 47 miliar,” kata Fuadi.

Sedangkan sisanya sebesar Rp 31 miliar lagi, menurut Fuadi dialihkan untuk program beasiswa affirmasi (kesempatan untuk mengikuti pendidikan pada lembaga pendidikan ternama untuk daerah khusus) yang hanya diberikan pemerintah pusat kepada tiga provinsi yaitu Aceh, Papua, dan Nusata Tenggara Timur.

Sisa dana juga digunakan untuk membiayai program lanjutan mahasiswa Calon Guru Daerah Terpencil (Cagurdacil) sebanyak 284 orang yang kontraknya telah habis pada 25 Desember 2012.

Sunday, November 18, 2012

4 Alasan Pilih Studi di Jerman

Sejak lama, Jerman selalu memiliki daya tarik tersendiri dan merupakan magnet bagi para mahasiswa yang ingin meneruskan masa belajarnya. Pasalnya, Jerman memang terdepan dalam bidang pendidikan dan pelatihan bahkan termasuk nomor enam terbaik di dunia.

Perwakilan dari DAAD, Svann Langguth, mengatakan bahwa hal tersebut kerap menjadi alasan dari mahasiswa asing untuk menuntut ilmu di Jerman. Selanjutnya, ia memaparkan bahwa ada beberapa alasan lain yang memang menjadi magnet bagi mahasiswa asing khususnya Indonesia.

"Ada banyak alasan mahasiswa Indonesia datang ke Jerman. Biaya pendidikan memang jadi salah satunya
Shutterstock
tapi sekarang sudah sedikit berbeda," kata Langguth, saat 4th European Higher Education Fair (EHEF) di Thamrin Nine Ballroom, Jakarta, Minggu (4/11/2012).

Berikut empat alasan yang diungkapkannya di depan para siswa dan mahasiswa Indonesia yang hadir saat EHEF 2012 :

1. Lebih dari 300 institusi pendidikan tinggi berkualitas tersedia di Jerman dan menyediakan program internasional untuk berbagai jenjang.

Dengan banyak institusi pendidikan, mahasiswa memiliki banyak pilihan untuk menentukan lokasi belajar dan program studi yang diminatinya. Hal ini membuat Jerman tetap diserbu oleh mahasiswa asing khususnya Indonesia.

2. Program pendidikan di Jerman banyak diajarkan dengan menggunakan bahasa Inggris.

Untuk pergi belajar ke Jerman, kemampuan bahasa Jerman sebenarnya dituntut untuk mencapai level tertentu. Namun bagi mahasiswa asing, biasanya disediakan program studi dalam bahasa Inggris khususnya pada tahun pertama. Kendati demikian, mahasiswa asing tersebut tetap harus mempelajari bahasa Jerman selama tinggal di sana melalui kursus bahasa yang disediakan.

3. Biaya hidup di Jerman cukup terjangkau.

Sebenarnya, biaya hidup di Jerman cukup tinggi tapi bagi yang menyandang status pelajar akan lain ceritanya. Di Jerman, pelajar dan mahasiswa menjadi anak emas dengan berbagai kemudahan dan potongan harga baik untuk akomodasi, makan, transportasi bahkan hiburan. Dengan keuntungan yang diberikan pemerintah ini, paling tidak biaya hidup yang harus ditanggung dalam sebulan berkisar sekitar 700 euro.

4. Biaya pendidikan lebih rendah dibandingkan negara Eropa lainnya.

Beberapa waktu lalu, pemerintah Jerman memang menanggung biaya pendidikan bagi mahasiswa Jerman dan mahasiswa asing secara penuh. Namun setelah muncul undang-undang baru, masing-masing universitas bahkan fakultas memiliki kebijakan sendiri terutama terkait biaya pendidikan.

Jadi, mahasiswa khususnya yang berasal dari luar Jerman diminta untuk aktif memperbarui informasi dari universitas yang dituju. Namun jumlah biaya pendidikan yang dikenakan oleh universitas juga biasanya tidak akan lebih dari 500 euro selama masa studi. 

Sumber : edukasi.kompas.com

Sunday, September 30, 2012

Mengenali Karakter Dosen

Keberanian kita untuk berdiskusi dengan dosen di kelas, merupakan hal penting dalam kuliah. Sebab, dengan komunikasi dua arah, materi dari sang dosen bisa diserap lebih luas.  
Tetapi, berdiskusi dengan dosen secara berlebihan di dalam kelas juga bisa dipersepsikan memonopoli pertanyaan dan dicap sebagai mahasiswa cari muka. Lalu bagaimana mengatasi sejumlah materi yang tidak dipahami?
 
Ada berbagai cara, misalkan, saat selesai kuliah hampiri sang dosen dan ajukan pertanyaan secara baik-baik. Jika sang dosen tenggelam dengan pertanyaan mahasiswa lainnya, kamu bisa menemui dosen di ruang dosen. Atau meminta nomor telepon untuk membuat janji terlebih dahulu.
 
Usaha mencari ilmu seperti itu sebenarnya sah-sah saja. Tetapi, kita perlu terlebih dahulu mengenal karakter dosen. Tujuannya, agar komunikasi semakin lancar dan bisa memahami materi secara baik. Berikut beberapa karakter dosen yang perlu diketahui.
 
1. Dosen 3 M
   Image: lifestyle.kompasiana.com
Dosen 3 M adalah istilah dosen yang terfokus pada kegiatan mencatat, merangkum, dan memberikan tugas. Dosen seperti ini biasanya text book. Nah, berkomunikasilah secara persuasif agar bisa memahami materi dengan utuh.
2. Dosen pintar tetapi tidak komunikatif
Dosen merupakan sosok yang memiliki banyak ilmu tetapi terkadang terkendala faktor komunikasi sehingga transformasi ilmu tidak lancar. Jika komunikasi dilakukan lebih personal, misalkan dengan sekelompok teman yang jumlahnya tidak terlalu banyak, mungkin mahasiswa bisa bertanya lebih leluasa.
 
3. Dosen dengan jam terbang minim
Bukan hal mustahil jika mendapat dosen yang baru saja mengawali kariernya. Dosen seperti ini biasanya idealis dan mau berdiskusi dengan mahasiswa. Tetapi, bukan berarti bisa bersikap seenaknya. Tetap ada batasan dan etika yang perlu diterapkan.
 
4. Dosen super sibuk
Menghadapi dosen yang memiliki jam kerja padat, susah-susah gampang. Biasanya dia seorang praktisi atau menjadi dosen di sejumlah kampus. Caranya, buatlah janji secara berkelompok. Cara ini juga memudahkan sang dosen untuk mengatur waktu. Maksimalkan waktu yang telah disediakan, sehingga terjadi pertemuan yang berkualitas. 


Sumber : Okezone.com

Sunday, September 16, 2012

Berburu Beasiswa, "Belanja" Informasi Dulu!

Shutterstock
Mendapatkan kesempatan studi melalui beasiswa mungkin menjadi keinginan banyak orang. Dengan terbatasnya kursi untuk mendapatkannya, maka perlu trik dan strategi agar bisa memenangkan peluang yang tersedia. 

Beberapa sekolah ada yang menawarkan beasiswa sebelum masuk kuliah. Beberapa beasiswa juga diberikan atas dasar prestasi, beasiswa minat, atau juga beasiswa budaya, dan lainnya. Cara terbaik untuk mencari beasiswa adalah dengan melakukan riset terlebih dahulu. Setiap sekolah dan universitas, biasanya memiliki kerja sama dengan berbagai penyedia beasiswa.

Nah, sebelum berburu, ada baiknya mengetahui hal-hal yang harus dipersiapkan, seluk beluk dan jenis-jenis beasiswa.

Beasiswa Berdasarkan Jasa
Beasiswa hibah biasanya banyak tipe dan jenisnya. Orang yang menerima biasanya diberikan karena prestasi akademik dan kinerja keseluruhan akademis mereka.

Beasiswa Berbasis Kebutuhan (tidak mampu)
Jenis beasiswa yang diberikan berarti murni soal keuangan. Panitia biasanya melihat berbagai alasan dari kesulitan-kesulitan orang ini. Misalnya, orangtua memiliki pendapatan terbatas, beban pendidikan, dan jumlah saudara kandung di sekolah terdapat dalam waktu yang secara bersamaan, pengeluaran, biaya hidup, dan lain-lain

Beasiswa Olahraga
Beasiswa ini biasanya diberikan pada bintang-bintang atlet populer dari universitas untuk direkrut dalam tim olahraga di kampus yang bersangkutan. Biasanya, atlet tersebut menerima beasiswa  penuh. Dalam proses perekrutan, terkdang Anda harus melewati berbagai test sesusai kempuan olahraga Anda. Tentunya, Anda harus lulus setiap tahapannya.

Beasiswa Sekolah Individu
Setiap sekolah menawarkan beasiswa spesifik yang relevan dengan kriteria dari universitas masing-masing. Beasiswa yang diberikan bisa dari pendonor, sumbangan atas nama pribadi, beasiswa swasta, dan sebagainya. Terkadang, Anda harus mendaftar langsung ke penyedia beasiswa, dan saat menerima beasiswa tersebut, mungkin Anda akan ditempatkan kerja dalam  grup/instansi tersebut.

Beasiswa Full / Parsial
Jika beruntung, Anda bisa menerima beasiswa penuh. Penyedia beasiswa akan menutupi biaya hidup, kebutuhan buku, dan dana pendidikan. Tetapi ada juga beasiswa parsial, di mana mereka hanya memberikan dana untuk kebutuhan membeli buku, atau bagian dari biaya pendidikan lain, sedangkan biaya hidup tidak termasuk di dalamnya. Akan tetapi, jika Anda diberi berbagai macam beasiswa, sebaiknya ambil dan jalankan. Beasiswa jenis ini tidak menuntut apa-apa, kecuali prestasi yang Anda pertahankan selama belajar.

Jika sudah tahu jenis beasiswa apa yang paling didambakan, maka lakukan tips dan trik dibawah ini untuk bagaimana cara Anda mendapatkan beasiswa tersebut :

1. Carilah informasi beasiswa kuliah tentang setidaknya satu tahun sebelum Anda mendaftarkan diri untuk masuk;
2. Menyiapkan data/dokumen yang dibutuhkan selengkap mungkin;
3. Mencari dan menggali bakat Anda untuk mendapatkan beasiswa itu;
4. Mintalah pengalaman senior  Anda yang telah atau pernah mendapatkan kesempatam beasiswa tersebut;
5. Dapatkan lebih banyak link bagi semua teman-teman Anda, karena mereka dapat memiliki banyak informasi yang bisa diterima Anda;
6. Baca beberapa buku tips meraih beasiswa;
7. Optimistis dan selalu berdoa.

Ingat, "If there is a will, there is a way!". Selamat berburu beasiswa!

Sumber: edukasi.kompas.com

Friday, August 24, 2012

Serba-Serbi Beasiswa

www.acehscholarships.com
Image: Corbis
Bagi mereka yang berminat menempuh studi di luar negeri, beasiswa adalah salah satu cara untuk mendukung cita-cita tersebut. Berbagai negara juga telah banyak menyediakan beasiswa untuk para pelajar Indonesia. Seleksi yang ketat membuat tidak semua pelamar diterima. Selain itu, informasi yang tidak lengkap juga terkadang menggagalkan kita mendapatkan beasiswa yang kita incar.

Perburuan beasiswa sejatinya dimulai sejak pencarian informasi tentang lowongan beasiswa itu sendiri. Nah, sebagai bekal dalam berburu beasiswa, ada baiknya kita mengenal berbagai hal tentang beasiswa, terutama beasiswa luar negeri.

Harus pintar?


Salah seorang anggota mailing list (milis) beasiswa, Ronald, bercerita, banyak orang menyangka, agar mendapatkan beasiswa kita harus memiliki nilai indeks prestasi kumulatif (IPK) tinggi. "Beberapa beasiswa memang mensyaratkan prestasi akademik. Tetapi kenyataannya, banyak juga mahasiswa dengan nilai IPK rata-rata mendapatkan beasiswa," kata Ronald.

IPK tidak menjadi penentu utama karena seleksi beasiswa juga biasanya mensyaratkan wawancara. Ronald mengimbuh, di antara beasiswa yang mensyaratkan prestasi akademik adalah HSP Huygens. Pendaftar beasiswa dari Belanda ini haruslah berada dalam lima persen lulusan terbaik di angkatannya. Tetapi, kata Ronald, tidak ada salahnya mencoba. "Saya pernah bertemu dua mahasiswa yang mendapat HSP Huygens tapi IPK-nya dua koma sekian sekian," imbuhnya.

Batas umur


Umumnya, lembaga pemberi beasiswa memasang angka 35 tahun sebagai batas maksimal dalam seleksi pendaftaran beasiswa magister (S-2). Di antara program beasiswa yang mensyaratkan umur maksimal 35 tahun adalah STUNED, beasiswa Kemenkominfo, dan beasiswa Monbukagakusho.

Pengalaman kerja

Beberapa beasiswa mensyaratkan pengalaman kerja minimal dua tahun. Tetapi, syarat ini bukanlah harga mati.

Ronald mengilustrasikan, lowongan beasiswa di Kemenkominfo memberi syarat. "Diutamakan memiliki pengalaman kerja minimal dua tahun," dia mengimbuhkan. Diutamakan, kata Ronald, bukan berarti harus. "Jadi, bisa saja ada yang pengalaman kerjanya kurang dari dua tahun diterima," ujar Ronald.

Selain masa bakti, pengalaman kerja di bidang yang relevan dengan yang dilamar juga bisa menguntungkan kita seperti beasiswa Erasmus Mundus (International Master in Industrial Management). Ronald menyebut, pengalaman kerja tidak selalu menjadi harga mati. "Tetapi, pengalaman tersebut akan membantu kita memahami materi kuliah," imbuhnya.

Waktu lulus


Beberapa beasiswa ada yang memasang persyaratan bahwa si pendaftar adalah mahasiswa tingkat akhir. Atau, jika sudah lulus, maka tahun kelulusan pendaftar tersebut tidaklah lebih dari satu tahun. Jadi, kebalikan dari beasiswa yang mensyaratkan pengalaman kerja, beasiswa jenis ini benar-benar mencari para fresh graduates.

Wawancara


Menurut Ronald, bisa dipastikan, akan selalu ada sesi wawancara dalam proses seleksi beasiswa. Jenisnya beragam, misalnya wawancara psikologi dan panel, serta dengan bahasa pengantar berbeda juga, bisa bahasa Indonesia, Inggris, atau bahasa ibu negara tujuan.

Dia berujar, pertanyaan yang diajukan dalam sesi wawancara ini biasanya seputar motivasi kuliah di luar negeri, topik riset yang akan diambil, hingga bayangan tentang akan jadi apa kita dalam 10 tahun mendatang.

"Meskipun kadang-kadang wawancara ngelantur ke mau menikah di usia berapa, kalau bayi kamu lahir mau diapain (pertanyaan ke salah satu peserta yang lagi hamil gede, langsung sama peserta tsb dijawab: ya dirawat Pak), siapa perdana menteri Jepang?" kata Ronald.

Meski begitu, ujar Ronald, ada juga beasiswa yang tidak mencantumkan wawancara sebagai bagian dari seleksi. Hal yang menentukan diterima atau tidaknya pelamar adalah pada kelengkapan berkas aplikasi yang dikirimkan.

"Sepanjang pengalaman saya, beasiswa Erasmus Mundusnya Uni Eropa dan Beasiswa HSP Huygensnya Belanda hanya menyeleksi dokumen," imbuhnya.

Sumber: Okezone.com

Thursday, August 23, 2012

Dapat Beasiswa, Harus Bayar Zakat?

Pertanyaan:
Apakah kita wajib mengeluarkan zakat mal jika kita mendapatkan beasiswa sekolah yang besarnya melebihi 85g emas pertahunnya?
Al Anshori J di Bandung

Jawaban:
Ada dua pendapat ulama dalam hal zakat beasiswa. Pertama, ada ulama yang menjelaskan bahwa beasiswa tidak termasuk dalam obyek zakat dan tidak wajib zakat. Pasalnya, mereka yang mendapatkan beasiswa studi adalah sebagai mustahik dan umumnya beasiswa ada yang bersumber dari dana zakat dan ada juga dari sumber lain. Oleh karena itu pendapat ulama pertama ini menegaskan zakat beasiswa tidak ada sebab Anda dikelompokkan dalam kategori mustahik (orang berhak mendapatkan zakat) yaitu ke dalam golongan fi sabilillah. 

http://www.acehscholarships.com/
Foto: amaliah-astra.com
Selain itu, beasiswa yang diterima merupakan tamlik muqayyad (pemberian bersyarat). Artinya, dana tersebut merupakan transaksi antara pemberi dana dan mahasiswa untuk menyelesaikan studinya. Kalau begitu, jangankan untuk zakat, untuk kepentingan mahasiswa sendiri pun bila tidak ada hubungannya dengan studi dana tersebut tidak boleh digunakan.

Pendapat kedua, ada ulama yang mewajibkan zakat atas seluruh harta termasuk tabungan dan beasiswa jika melebihi nishab zakat maka wajib berzakat 2,5 persen. Menurut ulama ini, beasiswa bisa dihukumi sebagai pemberian/hadiah dan bisa dihukumi sebagai penghasilan jika itu rutin diterima seperti zakat profesi.

Prof Dr. Quraish Shihab menjelaskan, jika beasiswa yang Saudari terima melebihi kebutuhan hidup, dan kelebihan itu senilai sekitar 85 gram emas, dan dimiliki selama setahun penuh, barulah Saudari wajib membayar zakat sebesar 2,5 persen. Kelompok ini menegaskan, pembayaran zakat ditunaikan setahun sekali, tapi kalau sekiranya setahun terlalu memberatkan bisa diangsur perbulan sekali.
Kasus ini senada dengan ungkapan Abu Ubaid dalam Kitab al-Amwal. Zakat wajib dikeluarkan atas seluruh harta termasuk harta hasil pemberian/hadiah (beasiswa). Sebagaimana dipraktikkan oleh sahabat Ibnu Mas'ud dan Ibnu Abbas. Abu Ubaid meriwayatkan dari Hubairah bin Yaryam bahwasanya Abdullah bin Mas'ud memberikan kami keranjang-keranjang kecil kemudian menarik zakatnya. Demikian juga Abu Ubaid meriwayatkan juga Ibnu Abbas tentang seorang laki-laki yang memperoleh penghasilan "Ia mengeluarkan zakatnya pada hari ia memperolehnya".

Menurut hemat kami dari kedua pendapat ulama tersebut, kami lebih cendrung kepada pendapat kedua yang menjelaskan beasiswa wajib dikeluarkan zakatnya setahun sekali (atau bisa juga perbulan sekali takut memberatkan kalau setahun sekali) jika harta tersebut sudah memenuhi kebutuhan hidup dan cukup nishab.
Jadi kalau uang beasiswa yang diperoleh dari beasiswa itu setelah ditabung selama satu tahun dan sisa dari uang yang dimiliki mencapai nisab maka Saudari terkena zakat. Namun jika beasiswa tersebut hanya mencukupi kebutuhan bulanan saja  dan tidak terdapat sisa di dalamnya, kemudian setelah satu tahun ternyata uang sisa tersebut tidak mencapai nisab, maka Saudari tidak terkena kewajiban zakat.

Sumber: Kompas.com

Saturday, June 23, 2012

Daftar Institusi Pendidikan di Belanda yang Tawarkan S-3



www.acehscholarships.com
Shutterstock
Anda berencana melanjutkan studi doktoral ke Belanda? Sebelum memutuskan di mana Anda akan studi, daftar perguruan tinggi di Belanda yang menawarkan program jenjang S-3 berikut ini bisa jadi panduan. Universitas mana saja? Ada juga program beasiswa yang bisa Anda coba!

1. DELFT UNIVERSITY OF TECHNOLOGY

CICAT, Management Centre for International Cooperation
Mekelweg 2
2628 CD Delft
PO Box 5048
2600 CN Delft
E-mail: cicat@tudelft.nl
Website: www.cicat.tudelft.nl
2. EINDHOVEN UNIVERSITY OF TECHNOLOGY
International Relations Office
PO Box 513
5600 MB Eindhoven
E-mail: stuio@tue.nl
Website: www.tue.nl

3. ERASMUS UNIVERSITY ROTTERDAM
Academic Affairs Division
PO Box 1738
3000 DR Rotterdam
E-mail: scholarships@eur.nl
Website: www.eur.nl

4. INSTITUTE FOR HOUSING AND URBAN DEVELOPMENT STUDIES
ERASMUS UNIVERSITY ROTTERDAM

PO Box 1935
3000 BX Rotterdam
E-mail: admission@ihs.nl
Website: www.ihs.nl

5. INTERNATIONAL INSTITUTE OF SOCIAL STUDIES (ISS) OF ERASMUS UNIVERSITY ROTTERDAM
Student Office
PO Box 29776
2502 LT The Hague
E-mail: student.office@iss.nl
Website: www.iss.nl
6. FACULTY OF INTERNATIONAL INSTITUTE FOR GEO-INFORMATION SCIENCE AND EARTH OBSERVATION (ITC) UNIVERSITY OF TWENTE
Research Coordinator
PO Box 6
7500 AA Enschede
E-mail: research@itc.nl
Website: www.itc.nl/research

7. LEIDEN UNIVERSITY
International Office
Pieterskerkhof 6
2311 SR Leiden
E-mail: study@leidenuniv.nl, study@io.leidenuniv.nl
Website: www.prospectivestudents.leiden.edu/, www.leiden.edu/prospective

8. MAASTRICHT SCHOOL OF MANAGEMENT (MSM)
Endempolsdomein 150
6229 EP Maastricht
E-mail: doctoral@msm.nl
Website: www.msm.nl

9. MAASTRICHT UNIVERSITY, MUNDO
Maastricht University Centre for International Cooperation in Academic Development
PO Box 616
6200 MD Maastricht
E-mail: han.aarts@mundo.unimaas.nl, hennie.sijen@mundo.unimaas.nl
Website: www.mundo.unimaas.nl

10. NYENRODE BUSINESS UNIVERSITEIT

Nyenrode Research & Innovation Institute (NRI)
Straatweg 25-3621 BG
3621 BG Breukelen, The Netherlands
E-mail: nri@nyenrode.nl
Website: www.nyenrode.nl

11. PROTESTANTSE THEOLOGISCHE UNIVERSITY

Koornmarkt 1
PO Box 5021
8260 GA Kampen
E-mail: havandepoppesamvanschaik@pthu.nl
Website: www.pthu.nl

12. RADBOUD UNIVERSITY NIJMEGEN

International Office
PO Box 9102
6500 HC Nijmegen
E-mail: internationaloffice@io.ru.nl
Website: www.ru.nl/english

13. TILBURG UNIVERSITY

Development Research Institute (IVO)
PO Box 90153
5000 LE Tilburg
E-mail: secr.ivo@uvt.nl
Website: www.uvt.nl/ivo

14. UNESCO-IHE INSTITUTE FOR WATER EDUCATION
Department of Academic and Central Services
PO Box 3015
2601 DA Delft
E-mail: info@unesco-ihe.org
Website: www.unesco-ihe.org

15. UNIVERSITY OF GRONINGEN
International Service Desk, Office of International Relations
PO Box 72
9700 AB Groningen
E-mail: isd@bureau.rug.nl
Website: www.rug.nl/prospectivestudents

16. UNIVERSITY OF AMSTERDAM
International Student Affairs
Binnengasthuisstraat 9
1012 ZA Amsterdam
E-mail: info@uva.nl
Website: www.uva.nl

17. UNIVERSITY FOR HUMANISTICS

Mr. R. van Boeschoten
PO Box 797
3500 AT Utrecht
E-mail: r.vanboeschoten@uvh.nl
Website: www.dba-uvh.nl

18. UNIVERSITY OF TWENTE

International Office
PO Box 217
7500 AE Enschede
E-mail: k.f.paardekooper@utwente.nl
Website: http://intoffice.utwente.nl/

19. UTRECHT UNIVERSITY
Onderwijs & Onderzoek
PO Box 80125
3508 TC Utrecht
E-mail: UB&D_OOINFO@uu.nl
Website: http://www.uu.nl
20. VU UNIVERSITY AMSTERDAM
International Office
De Boelelaan 1105
1081 HV Amsterdam
E-mail: em.mooijman@dienst.vu.nl
Website: www.vuamsterdam.com

21. WAGENINGEN UNIVERSITY
Wageningen PhD Council (WPC)
PO Box 9101
6700 HB Wageningen
E-mail: info@wur.nl
Website: www.wageningenuniversiteit.nl

Peluang Beasiswa

Nah, untuk mengetahui informasi seputar peluang beasiswa studi S-3 di sejumlah universitas di Belanda, Anda bisa klik The Netherlands Fellowship Programmes (NFP) for PhD Studies

Sumber: edukasi.kompas.com