Showing posts with label Amerika Serikat. Show all posts
Showing posts with label Amerika Serikat. Show all posts

Tuesday, June 18, 2013

Residential Fellowships in Humanities at National Humanities Centre, USA

The National Humanities Center offers 40 residential fellowships for advanced study in the humanities for the period September 2014 through May 2015. Applicants must have doctorate or equivalent scholarly credentials. Young scholars as well as senior scholars are encouraged to apply, but they must have a record of publication, and new Ph.D.s should be aware that the Center does not normally support the revision of a doctoral dissertation. In addition to scholars from all fields of the humanities, the Center accepts individuals from the natural and social sciences, the arts, the professions, and public life who are engaged in humanistic projects. The Center is also international and gladly accepts applications from scholars outside the United States.
Areas of Special Interest
Most of the Center's fellowships are unrestricted. Several, however, are designated for particular areas of research. These include a fellowship for a young woman in philosophy and fellowships for environmental studies, English literature, art history, Asian Studies, and theology.
Stipends
http://www.acehscholarships.com/2013/06/Residential-Fellowships-in-Humanities-at-National-Humanities-Centre-USA.htmlFellowships are individually determined, according to the needs of the Fellow and the Center's ability to meet them. The Center seeks to provide at least half salary and also covers travel expenses to and from North Carolina for Fellows and dependents.
Facilities and Services
Located in the Research Triangle Park of North Carolina, near Chapel Hill, Durham, and Raleigh, the Center provides an environment for individual research and the exchange of ideas. Its building includes private studies for Fellows, conference rooms, a central commons for dining, lounges, reading areas, a reference library, and a Fellows' workroom. The Center's noted library service delivers books and research materials to Fellows, and support for information technology and editorial assistance are also provided. The Center helps locate housing for Fellows in the neighboring communities.

Information for International Applicants
The National Humanities Center welcomes fellowship applications from scholars engaged in advanced humanities research regardless of citizenship or national origin. Each year, several scholars from countries other than the United States come to the Center as part of the cohort of Fellows.
The following information is intended primarily for scholars applying from outside the United States.
Eligibility
Successful candidates typically earned a Ph.D. in a humanities discipline from an accredited university at least five years prior to applying for a fellowship. Fellowships are awarded to established scholars, meaning that successful candidates usually have published at least one single-author monograph or a significant body of peer-reviewed scholarship. The Center does not fund post-docs. There is no upper age limit, but senior candidates must be actively engaged in scholarly research which will eventuate in significant publication.
Fluency in written and spoken English is required.
Preparing the Application
Project descriptions should emphasize the scholarly significance of the proposed research. Potential economic or public benefits of the proposed research are not taken into consideration in determining fellowship awards. Instead, proposals should convey the importance of the project for advancing knowledge both within a scholar's own field and for the humanities generally. Where appropriate, applicants should cite evidence of their participation in and contribution to international Anglophone scholarship.
Use a standard, easy-to-read font, preferably in 11- or 12-point; do not capitalize all text.
Fellowship applicants are asked to provide three letters of reference in support of their candidacy. Letters of reference from specialists who hold appointments in institutions other than the candidate's place of employment help to convey the breadth of the candidate's scholarly profile. Letters of reference from scholars with experience at American, British, or European research institutions can help to contextualize a candidate's preparation and suitability for a residency at the National Humanities Center.
Mail delivery from overseas can take several weeks: please take this into consideration when arranging for letters of reference.
Relocation Assistance for International Fellows
Fellowship recipients who come from overseas are provided with guidance in securing housing, arranging local transportation, and finding schools. Travel expenses to the Center and back home again by the Fellow and those members of the household who accompany him or her to North Carolina are reimbursed by the Center.
The Center sponsors J-1 (Research Scholar) visa applications for its Fellows who are not U.S. citizens. For more information, see http://j1visa.state.gov/programs/professor-and-research-scholar. The U.S. government requires that international Fellows have at least $50,000 in medical coverage per accident or illness and a deductible not to exceed $500 per accident or illness.
Support
Fellowships are supported by the Center's own endowment, private foundation grants, contributions from alumni and friends, and the National Endowment for the Humanities.
Deadline and Application Procedures
Applicants submit the Center's form, supported by a curriculum vitae, a 1000-word project proposal, and three letters of recommendation. A downloadable application form and instructions may be found at the Center's website. Applications and letters of recommendation must be postmarked by October 1, 2013.
Materials may also be requested via e-mail at nhc@nationalhumanitiescenter.org.
 Visit the official website at http://nationalhumanitiescenter.org/fellowships/internationalinfo.htm

Saturday, April 27, 2013

Cara Memilih Universitas Yang Tepat di AS

Calon mahasiswa yang ingin melanjutkan studi ke luar negeri biasanya masih minim informasi untuk memilih perguruan tinggi yang tepat. Namun, berbahagialah jika Anda sudah mengetahui jurusan atau program studi yang diinginkan.

Dengan demikian, pekerjaan untuk menemukan sekolah atau perguruan tinggi yang tepat akan lebih mudah dilakukan, menurut Jurist Tan. Oleh karena itu, perempuan yang meraih gelar sarjananya dalam bidang Etika, Politik, dan Ekonomi dari Yale College pada tahun 2009 ini menekankan agar calon pelajar yang ingin melanjutkan studi ke luar negeri sudah memikirkan dengan sungguh-sungguh program studi yang ingin didalami.

Melalui Indonesia Mengglobal, Jurist berbagi tips mengenai cara memilih sekolah yang tepat untuk kuliah di negeri "Paman Sam".


"Which Schools? Choosing The Right Schools to Apply to in The US"


Banyak sekali sekolah yang bagus di AS. Jika Anda sudah mempersempit pilihan, kualitas pendidikannya harus menjadi kriteria yang terutama. Jika tak mengetahui ukuran pasti mengenai kualitas pendidikan suatu institusi pendidikan, Anda bisa mengetahuinya melalui pemeringkatan institusi pendidikan, dalam hal ini, perguruan tinggi, dari berbagai versi. Setiap pemeringkatan memiliki metodologi yang berbeda, jadi pikirkan bahwa pemeringkatan kualitasnya juga berbeda-beda. Pemeringkatan apa yang kira-kira bisa dipercaya?

Di AS, pemeringkatan nasional untuk perguruan tinggi yang dipercaya adalah US News. Sementara itu, pemeringkatan secara internasional bisa dilihat melalui:
1.  The Times Higher Education
2. Academic Rankings of World Universities by Shanghai Jiao Tong University
3. Newsweek and the Daily Beast

Bagaimana cara menggunakannya?
- Pertama-tama, jangan terlalu serius menanggapi pemeringkatan ini. Ini hanya memberikan pandangan umum mengenai keunggulan akademis setiap perguruan tinggi, namun jangan berpikir bahwa itu menjadi standar mutlak semua orang. Pikirkan bahwa perguruan tinggi di rangking ketiga bisa jadi tak berbeda dengan yang berada di rangking lima atau perguruan tinggi di peringkat 10 memiliki kualitas yang jauh lebih baik daripada yang berada di rangking 20. Hal penting yang perlu diingat adalah menjadikan pemeringkatan ini hanya sebagai panduan tambahan karena Anda akan menemukan nama-nama sekolah yang tak pernah Anda dengar sebelumnya sehingga memungkinkan Anda untuk mencari informasi mengenainya.

- Kami menyarankan untuk mengecek lebih banyak pemeringkatan, tidak cuma satu. Bahkan US News pun juga memiliki beberapa kekurangan di metodologinya.

- Jika memungkinkan, lihatlah pemeringkatan yang berbicara secara spesisifik mengenai program studi atau jurusan yang diinginkan. Kualitas program studi atau jurusan studi lebih penting daripada kualitas perguruan tinggi secara keseluruhan. Jika ingin mengambil jurusan teknik, perhatikan perguruan tinggi yang memiliki reputasi baik dalam bidang teknik, seperti MIT atau Stanford. Sekolah seni liberal terbaik seperti Harvard bukanlah pilihan yang tepat dalam kasus ini. Misalnya pula, Harvard pada tahun 2008 berada pada peringkat pertama dan Georgia Tech di peringkat 35, namun jurusan teknik di Harvard berada di posisi 33 sementara teknik di Georgia Tech ada di peringkat 5. Jangan ragu karena beberapa perguruan tinggi di luar 10 besar juga bisa memiliki program studi yang sangat bagus dalam bidang-bidang tertentu. Contoh lainnya, University of Texas di Austin berada di rangking 47 secara keseluruhan, namun memiliki kualitas pendidikan nomor satu dalam program Akuntansi dan Bisnis.

- Jika pemeringkatan program S-1 di bidang studi yang Anda inginkan tidak tersedia, cobalah untuk melihat peringkat program pascasarjananya. Kualitas program pascasarjana dan sarjana dalam departemen yang sama tidak akan jauh berbeda. Pasalnya, kedua program tersebut berada di fakultas yang sama. Contohnya, Anda tidak akan menemukan peringkat program S-1 bidang Biologi di AS. Kamu bisa memantau pemeringkatan program pascasarjananya sebagai referensi.

Perlu melamar ke berapa sekolah?
Tak ada jawaban benar dan salah untuk pertanyaan ini. Jawaban bijaksananya adalah ajukan ke sembilan sekolah: tiga sekolah ke sekolah yang Anda yakini bakal bisa masuk ("safety" schools), tiga sekolah yang Anda pikir Anda bisa masuk ke sana, dan tiga pilihan utama atau perguruan tinggi impian (sekolah yang memang Anda impi-impikan). Untuk wajarnya, 15 pilihan bisa ditentukan pula.

Hal paling penting bukanlah jumlah perguruan tingginya, namun perguruan tinggi yang mana. Waspadalah dengan kapasitas pribadi Anda, bermimpilah namun sesuaikan seakurat mungkin dengan kemampuan terbaik Anda.

Seperti kata Asher's Graduate School Admission Essays, "Ini mungkin adalah naluri manusia untuk menempatkan pilihan sekolah terbaik di daftar Anda, namun siswa yang cerdas tidak akan terkungkung hanya di satu pilihan sekolah atau program studi. Miliki pilihan yang lebih luas, buatlah aplikasi yang terbaik untuk setiap sekolah dalam daftar Anda, dan biarkan prosesnya berjalan."

Pada akhirnya, pahami bahwa ditolak bukanlah kiamat. Sekolah atau perguruan tinggi adalah tempat untuk belajar, bukan segalanya. Berada di perguruan tinggi di peringkat 20 tidak berarti hidup Anda lebih buruk daripada sekolah di perguruan tinggi rangking 3. Hal terpentingnya adalah motivasi Anda untuk belajar. Jika Anda memiliki motivasi, ke sekolah mana pun Anda masuk, Anda tetap menemukan kesempatan yang baik.


Sunday, April 21, 2013

Cara Menentukan Jurusan Studi di AS

Kenali budaya pendidikan di negara tujuan, bahkan universitas tujuan, jika berniat untuk melanjutkan studi ke luar negeri. Jika di Indonesia, saat mendaftar, universitas mengharuskan Anda untuk menentukan jurusan terlebih dulu, di Amerika Serikat, sebagian besar perguruan tinggi tidak mengharuskan Anda mendaftarkan diri untuk jurusan tertentu.

Melalui Indonesia Mengglobal, Kevin Soedyatmiko berbagi pengetahuan tentang model memilih dan menentukan jurusan studi di Amerika Serikat. Meski dirinya unggul dalam bidang fisika, dengan informasi yang cukup, Kevin akhirnya yakin memilih jurusan Management Science and Economics di Massachusetts Institute of Technology (MIT).

Kevin juga menyoroti banyaknya siswa SMA yang kurang memiliki pemikiran dan pertimbangan matang dalam memilih jurusan yang akan mereka tekuni ke depannya. OIeh karena itu, rajin-rajinlah menambah wawasan jika ingin melanjutkan pendidikan tinggi, S-1 bahkan sampai S-3, baik di dalam negeri maupun luar negeri.



"Memilih Jurusan di Amerika"
Bagi seorang siswa kelas 3 SMA, memilih jurusan atau fakultas sangat dilematis bak menentukan jalan hidup. Ada banyak pertimbangan tentunya dalam menentukan pilihan ini. Ada yang mengatakan “jurusan harus sesuai dengan hatimu”.  Yang lain mengatakan, “pilih jurusan yang menghasilkan uang”. Apapun rumusan yang ada di dalam pikiran seorang pra-mahasiswa, ada satu masalah yang amat penting. Pada umumnya, pra-mahasiswa ini tidak mempunyai cukup informasi untuk menentukan jurusan atau fakultas tersebut.  Di tulisan ini saya akan menjelaskan bagaimana proses aplikasi dan pendidikan di Amerika Serikat memungkinkan dan mengakomodasi mahasiswa untuk memilih jurusannya seinformed mungkin.

Perbedaan pemilihan jurusan di Amerika Serikat dan di Indonesia
Penerimaan mahasiswa di Indonesia, bukan hanya dibagi berdasarkan universitas, tetapi juga fakultas di universitas tertentu. Katakanlah ada mahasiswa bernama Anto, yang suka dan berprestasi Fisika di SMA. Namun, karena ketatnya persaingan, Anto hanya mendapatkan tempat di elektro ITB. Pertanyaannya, setelah diterima di jurusan elektro di ITB, apakah Anto bisa mengganti jurusan menjadi fisika di ITB? Apa yang harus dia lakukan jika ternyata setelah berkuliah 1 semester, dia merasa bahwa elektro bukan bagiannya?

Penerimaan mahasiswa di Amerika, terutama di level undergraduate, cenderung tidak mempedulikan jurusan. Satu – satunya pertanyaan essay admission yang berbau jurusan, adalah “seandainya kamu diterima, kamu mau ambil jurusan apa?”. Akan tetapi jawaban saya untuk pertanyaan ini tidak akan berpengaruh sama sekali terhadap jurusan apa yang harus saya ambil di MIT. Sekedar info, waktu itu saya jawab EECS (Electrical Engineering and Computer Science), salah satu jurusan paling populer di MIT.

Jadi, dalam proses ini, jika saya diterima di MIT, maka saya diterima di semua jurusan di MIT. Ya, semua jurusan, termasuk di antaranya elektro, fisika, bahkan ekonomi. Pertanyaan berikutnya adalah “apa seorang siswa yang diterima berdasarkan prestasi Fisikanya yang luar biasa di masa SMA, bisa belajar ekonomi atau mata ajaran lainnya yang asing buat dia?”

Salah satu alasan kuat yang mampu mendukung sistem penerimaan mahasiswa di sini, adalah di MIT (dan kebanyakan universitas Amerika lainnya) kurikulum sangat ditekankan dengan intuisi di belakang materi yang diajarkan. Di setiap kelas, terutama kelas tingkat 2 ke atas, siswa di tantang untuk berpikir “apa yang ada di dalam pikiran ilmuwan X saat menemukan rumusan Y”, bukan hanya “bagaimana rumusan Y dipakai untuk menyelesaikan masalah”. Mungkin ini terdengar abstrak, tetapi saya sendiri telah mengalaminya.

Di tahun kedua saya di MIT, saya memilih Management dan Economics sebagi jurusan saya. Awalnya saya berpikir akan sangat sulit bagi saya untuk belajar ekonomi atau finance, sesuatu yang asing buat saya selama ini. Akan tetapi, setelah saya mencoba, ternyata banyak sekali intuisi yang dipakai para ahli Ekonomi yang juga dipakai para Fisikawan. Ada suatu jalan pemikiran yang logis, yang ternyata, berlaku (bisa diaplikasikan) untuk hampir semua bidang yang ada.

Keuntungan sistem penerimaan dan penjurusan di Amerika Serikat
Ada tiga hal yang menurut saya membuat kebanyakan murid SMA kekurangan ‘informasi’ untuk dapat menentukan jurusan dengan bijak dan tepat.

1. Pengaruh LingkunganBanyak siswa yang memilih jurusan karena terpengaruh oleh lingkungan. Lingkungan di sini termasuk teman seangkatan, guru, ataupun orang tua. Saya sendiri, berkecimpung hampir 2 tahun di Tim Olimpiade Fisika Indonesia, menjadi terpengaruh untuk mengambil jurusan berbau sains atau engineering. Saya sewaktu itu sangat bingung akan apa yang sebenarnya saya sukai.

2. WawasanAnak SMA di Indonesia, pada umumnya, tidak terlalu terekspose terhadap dunia luar. Berapa banyak anak SMA yang memiliki gambaran apa sih yang dikerjakan para teknisi di perusahaan seperti Google, Microsoft, atau Facebook ? Atau juga, seperti apa sih kuliah grad school ? Atau juga, berapa banyak anak SMA yang pernah mendengar kata – kata Management Consulting atau Hedge Fund ? Tanpa wawasan yang luas, akan sangat sulit untuk menentukan suatu jurusan yang erat kaitannya dengan apa yang akan dilakukan 5 – 10 tahun mendatang. Dengan berkuliah setahun di MIT, saya mendapatkan wawasan yang jauh lebih banyak dibandingkan sewaktu saya lulus dari SMA.

3. KedewasaanYang terakhir ini, tak dapat dipungkiri, bahwa kedewasaan seseorang bertambah seiringinya bertambahnya umur. Setahun setelah berkuliah di MIT, saya merasa jauh lebih dewasa dibandingkan sewaktu saya lulus dari SMA. Ini membuat saya lebih siap dalam menentukan jurusan yang saya pilih.


Karena alasan-alasan ini, sistem Amerika Serikat yang memberikan kesempatan siswa untuk mencoba dan belajar tentang banyak bidang sebelum menentukan memungkinkan mahasiswa menentukan jalan hidupnya dengan informasi yang akurat. Proses ini juga dijalankan di antara lingkungan yang kondusif, di antara murid-murid dan profesor-profesor yang tidak mendesak murid untuk terburu-buru menentukan pilihannya.

Disclaimer: walaupun kebanyakan universitas S1 di Amerika Serikat menganut filosofi ini, ada beberapa universitas yang mengharuskan siswa mendaftar ke jurusan tertentu. Misalnya, pendaftaran Carnegie Mellon ditujukan ke fakultas (misal: School of Computer Science). Pendaftaran transfer dari community college ke universitas juga umumnya per fakultas.

Saturday, March 23, 2013

USAID Sediakan 31 Beasiswa ke Amerika

Agensi Pembangunan Internasional Amerika Serikat (USAID) menyediakan 31 beasiswa bagi sarjana warga Indonesia untuk melanjutkan studi ke strata dua di Negeri Paman Sam pada 2013.
Petugas rekrutmen USAID, Wahono Kolopaking, di Palu, Kamis, mengatakan, penawaran beasiswa program doktoral (S2) itu diperuntukkan bagi 31 orang, dan pendaftarannya ditutup pada 12 April 2013.

http://www.acehscholarships.com/2013/03/usaid-sediakan-31-beasiswa-ke-amerika.html"Kalaupun waktunya terlalu mepet, masih akan ada gelombang selanjutnya pada akhir tahun ini," kata Wahono Kolopaking, di Palu, Kamis (21/3/2013).  Dia mengatakan program beasiswa itu diperuntukkan bagi lulusan sarjana S1 tanpa mengenal usia. Bidang studi yang ditawarkan antara lain pendidikan, ekonomi, kesehatan, lingkungan, serta tata kelola pemerintahan.

Wahono menyebutkan persyaratan lainnya adalah sudah bekerja selama dua tahun dan memiliki surat rekomendasi dari tempat bekerja serta perguruan tinggi asal pelamar. Selain itu, pelamar harus memiliki indeks prestasi kumulatif minimal 2,75 dari skala 4,00 dan kemampuan bahasa Inggris TOEFL 450.
Setelah pelamar dinyatakan lolos seleksi, selanjutnya akan menjalani pelatihan di Jakarta beberapa bulan untuk penguatan kemampuan berbahasa Inggris dan pengenalan dasar kehidupan di Amerika Serikat.

USAID menanggung seluruh biaya selama pelatihan hingga sekolah di Amerika, termasuk pemberian uang saku selama proses perkuliahan. "Yang ditanggung peserta hanya pembuatan paspor saja," katanya.
Wahano juga mengatakan USAID membantu mencarikan perguruan tinggi yang cocok di Amerika sesuai bidang studi yang dipilih pelamar. Selain itu, katanya, para pelamar diutamakan dari kaum hawa karena selama ini jarang terdapat pelamar dari kaum wanita.


Informasi lebih lanjut dan formulir aplikasi dapat diperoleh di  http://prestasi-iief.org/

Saturday, March 16, 2013

Beasiswa Pertukaran Pelajar SMA/Pesantren/Sederajat ke Amerika

Mau melihat dunia lebih luas? Mau belajar bahasa dan kebudayaan langsung dari negara asalnya? Mau punya keluarga, teman-teman, dan pengalaman yang beda daripada yang lain?

Bina Antarbudaya, partner AFS Intercultural Program, kembali membuka pendaftaran seleksi program pertukaran pelajar year program 2014-2015 yang akan dilakukan pada 1 Maret - 14 April 2013.

Persyaratan Peserta
    http://www.acehscholarships.com/2013/03/Beasiswa-Pertukaran-Pelajar-SMA-Pesantren-Sederajat-ke-Amerika.html
  1. Siswa Kelas X (Sepuluh) di SMA/Pesantren/Sederajat
  2. Berusia antara 16 tahun – 18 tahun saat keberangkatan di bulan Agustus 2014: Program AFS lahir antara 1 Agustus 1996 - 1 Agustus 1998 dan Program YES Lahir antara 1 Januari 1997 - 1 Agustus 1998.
  3. Sehat fisik, mental dan spiritual (Program YES memberikan kesempatan kepada siswa yang memiliki keterbatasan fisik/difabel)
  4. Membayar biaya pendaftaran seleksi sebesar Rp. 50.000,- (Lima Puluh Ribu Rupiah) untuk memperoleh PIN Pendaftaran untuk aktivasi akun pendaftaran.
Tempat Pendaftaran/Pembelian PIN

  1. Banda Aceh

     Sekretariat Bina Antarbudaya Chapter Banda Aceh
     Jl. Rawasakti VII Lr. Meulagu No. 12 Jeulingke, Banda Aceh
     Setiap Senin, Rabu dan Sabtu pukul 16.00 – 18.00 WIB

     Toko Buku Tgk. H. Yahya
     Jl. Cut Meutia no. 4E Banda Aceh (Depan Bank BRI Pusat)
     Setiap Hari pukul 10.00 – 18.00 WIB

     Mr. Piyoh
     Jl. T. Iskandar no. 20 Ulee Kareung, Banda Aceh (disamping Solong)
     Setiap Hari pukul 10.00 – 18.00 WIB

     Contact: Kak Fathun 0852 6244 4089 dan Kak Ella 0853 7180 4707
  
  2. Sigli
     Jamboe Ummi
     Jl. Malahayati no. 88 Benteng, Sigli (Depan Lapas)
      Contact: Kak Amar 0813 1548 1255
  
  3. Lhokseumawe

     Jl. Pati no. 32 Perumahan Kelapa Hijau, Desa Paya Dua
     Kec. Banda Baro Jl. PT KKA KM 3 Sp. Elak
     Contact: Kak Amel 0823 6783 2141

     Plus Institute
     Jl. Medan – Banda Aceh, Gampong Blang Panyang
     (Gedung Rahmania Foundation-STC Lhokseumawe)
     Contact: Kak Adam 0852 6025 1666

  4. Langsa

       DnD Education Center
     Jl. Iskandar Sani, Blang Pase, Langsa
     Contact: Kak Dian 0852 6141 2542 atau (0651) 20044

  5. Meulaboh

    Jl. Bakti Pemuda Lr. Bahagia no. 05, Meulaboh
    Contact: Kak Rahmah 0878 9094 7943 dan Kak Wahyu 0852 6051 4502
  6. Pembelian PIN Secara Online
     Peserta mentransfer biaya pendaftaran sebesar Rp. 50.000,- ke rekening
     Bina Antarbudaya Chapter Banda Aceh:


                                       Bank BNI 0253871208
                            a.n Burhanuddin Yasin (Bina Antarbudaya)

Bukti transfer pendaftaran (via teller / ATM / Internet Banking / M-Banking) harap dikirimkan ke alamat email chapterbandaaceh@gmail.com atau via sms ke Kak Fathun 0852 6244 4089 dengan mencantumkan Nama Lengkap, Asal Sekolah, Nama Pemilik Rekening Pengirim, No Akun Rekening Pengirim, Waktu Transfer, dan Nomor HP yang bisa dihubungi.

Contoh:
Nama Peserta                         : Muhammad Parwis
Asal Sekolah                           : SMA Negeri 1 Banda Aceh
Pemilik Rekening a/n                : Asy Syauqie
Nomor HP yang bisa dihubungi  : 0852 6244 4089
No Akun                                 : Bank Mandiri 140001228919
Waktu Transfer                       :  9 Maret 2013 pukul 12.10.55

Peserta yang tidak mengirimkan bukti transfer pembelian PIN, tidak akan memperoleh PIN untuk aktivasi pendaftaran online.

Peserta yang kehilangan PIN dan masih berkeinginan untuk mengikuti seleksi pertukaran pelajar Bina Antarbudaya diharuskan untuk membeli PIN baru. 

Instruksi Pendaftaran

  1. Aktivasi PIN dan Akun Pendaftaran di 2013.seleksi.bina-antarbudaya.info Masukkan 16 huruf PIN Pendaftaran lalu klik "Lanjut"
  2. Login / Pembuatan Akun. Isilah informasi Akun dengan lengkap lalu klik "Buat Akun"
  3. Mengisi Formulir Pendaftaran. Isilah semua bagian dalam formulir pendaftaran: Data Pribadi, Pilihan Program, Keluarga, Pendidikan, Kegiatan, Referensi, Riwayat Perjalanan, Rekomendasi, Foto. Jangan lupa untuk klik "Simpan Sementara" setiap akan berpindah bagian.
  4. Finalisasi. Klik pada "Finalisasi" untuk mengunci semua data yang telah diisi.
  5. Print Tanda Peserta Seleksi. Unduh dan Cetak Tanda Peserta Seleksi
  6. Print Surat Pernyataan Orang Tua. Unduh dan Cetak Surat Pernyataan Orang Tua, kemudian minta orang tua Adik untuk mengisi dan melengkapi nya, kemudian di tandatangani.
  7. Print Surat Pernyataan Siswa Akselerasi. Print Surat Pernyataan Siswa Akselerasi jika Adik adalah siswa akselerasi, kemudian isi dan lengkapi serta di tandatangani
  8. Verifikasi. Bawalah Tanda Peserta Seleksi dan Surat Pernyataan Orang Tua ke Sekretariat Bina Antarbudaya Chapter Banda Aceh bagi siswa di Kota Banda Aceh dan siswa diluar Kota Banda Aceh dapat melakukan verifikasi di tempat pembelian PIN di Kota Adik. Adik akan mendapatkan cap stempel/tandatangan panitia pada Tanda Peserta Ujian sebagai tanda keabsahan dan kelayakan Adik untuk mengikuti Seleksi Bina Antarbudaya. 

Friday, February 15, 2013

Asian Women In Business Scholarships for Undergraduate Students, USA

The Asian Women In Business Scholarship encourages and promotes exceptional Asian female students who have demonstrated scholarship, leadership, community service and/ or entrepreneurship. The AWIB Scholarship Fund awards scholarships to students who have the attributes to be our next generation of leaders.

Asian Women In Business Scholarships for Undergraduate Students, USA
ELIGIBILITY:
Candidates for the scholarship must be female of Asian (includes those who can trace their ancestry from Bangladesh, Cambodia, China, India, Indonesia, Japan, Korea, Laos, Mongolia, Myanmar, Nepal, Philippines, Pakistan, Sri Lanka, Taiwan, Thailand, and Vietnam) or Pacific Islander ancestry and a U.S. citizen or permanent resident.

Candidates must also fulfill the following criteria to be considered:
  • Have at least one or more of the following:
    a) demonstrated a leadership role in a community endeavor and/or b) a record of entrepreneurial achievement
  • Enrolled full-time in an accredited four-year undergraduate institution in the U.S. at the time of application and award.  Please be advised that this scholarship is for currently enrolled undergraduates who have completed at least one semester.  
  • Carry a minimum of 3.0 (out of 4.0) GPA at the time of application (H.S. credit/grades do not count towards this scholarship) 
  • Provide the most recent college transcript; semi-finalists will be required to provide their official college transcript
  • Provide a minimum of one professional recommendation
  • Fully complete and sign the AWIB Scholarship Application
  • Be a U.S. citizen or permanent resident
  • Additional $2,500 will be awarded to applicants (for a total of $5,000) for those who can demonstrate a financial need, by submitting a copy of the most current FAFSA form.
For more information, please visit the AWIB Scholarship Fund Frequently Asked Questions page.  

Friday, February 1, 2013

DIKTI funded Fulbright Master’s Degree Program, Aminef

The program is open to applicants who serve as part time or permanent faculty members of state and private institutions of higher education in Indonesia. Applicants will possess:
  • a Bachelor (S1) degree with a minimum GPA of 3.0 (4.00 scale)
  • a leadership qualities
  • a good understanding of Indonesian and international cultures
  • a demonstrated commitment to the chosen field of study
  • a willingness to return to Indonesia upon completion of the Fulbright-DIKTI program
  • a minimum institutional TOEFL score of 550 or IELTS score of 6.0 or IBT score of 79/80. Please note that TOEFL prediction or TOEFL-like score cannot be accepted.
http://www.acehscholarships.com/ 
DISCIPLINES
All disciplines and fields of study are eligible for a Fulbright award. The fields of study covered by the Fulbright scholarship program in the past were limited to the Social Sciences and Humanities. Since 2004, however, the policy has been changed to include also other disciplines with the exception of fields related to patient care or medical training nor to continue their study at medical school.


HOW TO APPLY
Candidates should complete the appropriate application form which can be downloaded below and send it to DIKTI address as shown on the last page of the application form. Please return your complete application package by the application deadline that includes:
  • Completed application form. This includes a clearly written and concise one page study objective.
  • Copy of your most recent, less than two years old, ITP/IBT TOEFL or IELTS score report.
  • One letter of reference, either from your current employer or previous lecturer.
  • Copy of academic transcript and diploma (English translation).
  • Copy of identity document (KTP or passport).


CONTACT INFORMATION 
Specific questions regarding the application process may be addressed to the following address: http://beasiswa.dikti.go.id


DEADLINE
The deadline for the submission of application materials for all programs is April 15, 2013. DIKTI does not accept email applications. Hard copies must be sent or delivered to DIKTI Address
Note: Program requirements are subject to change without notice.
To download form click here

Thursday, January 24, 2013

Beasiswa S2, USAID Scholarship PRESTASI

PRESTASI adalah program beasiswa penuh yang dibiayai oleh United States Agency for International Development (USAID) Indonesia dan didedikasikan bagi calon pemimpin masa depan Indonesia untuk menempuh pendidikan S2 (Master) di Amerika Serikat dan Indonesia (khusus sector Kesehatan)

PERSYARATAN
www.acehscholarships.com
A.  Persyaratan Umum
1.  Warga Negara Indonesia, tidak memiliki kewarganegaraan ganda.
2.  Bukan pegawai USAID atau kontraktor USAID atau lembaga penerima dana USAID (grantee).
3.  Masih memiliki masa kerja minimal 10  tahun  sebelum memasuki masa pensiun, dihitung dari selesainya masa studi.
4.  Memiliki pendidikan minimal sarjana strata 1 (S1) atau setara, dengan IPK minimal 2.75 (skala 4.0).
5.  Memiliki skor TOEFL ® ITP minimal 450 atau IELTS™ minimal 5.0 atau TOEFL ® IBT minimal 45.
6.  Berkomitmen kuat untuk segera kembali ke Indonesia setelah menyelesaikan studi.
7.  Tidak sedang menerima beasiswa dari institusi lain.
8.  Belum memiliki gelar Master (S2) sebelumnya.
9.  Memiliki pengalaman kerja minimal 2 tahun di bidang yang sama dengan studi yang akan diambil.
 
Catatan: persyaratan khusus untuk setiap bidang studi, dapat diperoleh di lembar Program Description di website USAID – PRESTASI (www.prestasi-iief.org).
 
B.  Persyaratan Dokumentasi
Dokumen Wajib
1.  Formulir aplikasi yang telah diisi dan ditandatangani. Formulir aplikasi dibuat rangkap 4, yang terdiri dari 1 paket aplikasi asli dan 3 paket formulir aplikasi fotokopi.
2.  Fotokopi ijazah S1 yang telah dilegalisir asli (1 lembar) dan legalisir fotokopi (3 lembar).
Ijazah tidak perlu diterjemahkan ke dalam bahasa Inggris.
3.  Fotokopi transkrip akademik S1 yang dilegalisir asli (1 lembar) dan legalisir fotokopi (3 lembar).
Transkrip akademik tidak perlu diterjemahkan ke dalam bahasa Inggris.
4.  Pas foto terbaru ukuran 4x6 (4 lembar).
Pas foto ditempelkan di setiap paket aplikasi. Dapat memakai pas foto hitam putih atau berwarna.
5.  Curriculum vitae terbaru (4 kopi).
Curriculum vitae dibuat dalam bahasa Inggris.
6.  Fotokopi KTP atau Passport yang masih berlaku (1 lembar).
Bila melampirkan fotokopi Passport, cukup dilampirkan halaman identitas passport saja.
7.  Fotokopi hasil tes TOEFL® ITP atau IELTS™ atau TOEFL® IBT yang masih berlaku (1 lembar).
Hasil tes TOEFL prediksi tidak diperbolehkan. Hasil tes TOEFL atau IELTS yang dilampirkan masih berlaku di saat pendaftaran ditutup.
8.  Surat referensi asli dari 3 pemberi referensi, dengan ketentuan sebagai berikut:
-  Aplikan harus melampirkan surat referensi yang diberikan oleh:
  • Atasan di tempat kerja yang mengenal kapasitas professional Aplikan.
  • Dosen atau pembimbing akademik di kampus tempat Aplikan pernah belajar.
  • Atasan atau Dosen atau orang yang mengetahui kegiatan sosial Aplikan.
-  Surat referensi disarankan diisi dengan bahasa Inggris.
-  Surat referensi bersifat  rahasia.  Dari pemberi referensi, surat tersebut dikembalikan kepada aplikan  dalam amplop tertutup  dengan  dibubuhi tanda tangan pemberi referensi di perbatasan antara lidah dan badan amplop.
-  Pemberi referensi dapat mengirimkan langsung surat referensi  via pos atau diantar langsung  ke Panitia
Seleksi dengan alamat yang sama dengan alamat pengiriman formulir aplikasi. Surat referensi yang diterima oleh Panitia Seleksi  tidak boleh  melewati batas akhir penerimaan formulir aplikasi  yaitu 12 April 2013. Surat referensi tidak boleh dikirimkan via email atau fax.
9.  Bagi  aplikan  yang  memilih untuk studi  di  Amerika Serikat  (semua sektor),  wajib melampirkan surat izin dari Bagian Kepegawaian yang menyatakan bahwa, apabila terpilih, maka aplikan diperbolehkan mengikuti rangkaian kegiatan program USAID Scholarship PRESTASI Program dan  akan  berangkat studi sesuai jadwal yang ditentukan oleh USAID Scholarship PRESTASI Program.
Bagi aplikan yang memilih untuk studi  di Indonesia  (khusus sektor Kesehatan),  wajib melampirkan surat izin dari Bagian Kepegawaian yang menyatakan bahwa, apabila terpilih, maka aplikan akan dibebaskan dari tugas selama menempuh studi.
Surat izin dapat dikirim terpisah dari paket formulir aplikasi dan diterima oleh Panitia Seleksi  tidak  melewati
batas akhir penerimaan formulir aplikasi yaitu 12 April 2013.

Formulir aplikasi dikirim via pos atau diantar langsung ke alamat:
USAID Scholarship PRESTASI Program
Menara Imperium Lt.28, Suite A
Jl. HR Rasuna Said Kav.1, Jakarta 12980

Informasi selengkapnya silakan download file dibawah ini.